Ratusan Pelajar STM Kabupaten Bogor Diamankan Petugas, Dandim Sudah Ingatkan State Actors Dan Non State Actors

CIBINONG-

Hari ini ratusan pelajar Siswa Sekolah teknik menengah (STM) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang hendak mengikuti demo ke Jakarta di hentikan oleh Petugas di Kabupaten Bogor.

Informasi yang didapat bogorOnline.com, para pelajar STM yang kurang lebih berjumlah 174 orang tersebut, rata-rata berasal dari Cibinong dan Citeureup. Namun beberapa di antaranya juga datang dari wilayah Kota Bogor untuk bergerak menuju Jakarta Senin (30/10/19).

Sebelumnya, terkait adanya aksi ujuk rasa (Unras) yang melibatkan Siswa Sekolah teknik menengah (STM) yang tinggal di Bumi Tegar Beriman baru-baru ini.

Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf Harry Eko mengatakan, dengan adanya kejadian tersebut tentunya dirinya merasa prihatin dan jangan sampai, diadu domba. Oleh suatu kelompok yang tidak bertanggung jawab. Apalagi masih ia menjelaskan, siswa yang ikut demo tersebut umurnya juga belum dewasa, jadi belum waktunya terlibat dalam dunia politik praktis.

“Sebab di Negara manapun itu ada namanya state actors dan non-state actors yang apa bila mereka bisa menciptakan suatu kondisi di masyarakat. Katakanlah rusuh atau chaos sangatlah mudah untuk di pecah belah,” tegasnya saat ditemui bogorOnline.com di Aula Sudirman Makodim Kabupaten Bogor belum lama ini.

Dandim menambahkan, dengan begitu pihaknya berupaya untuk generasi penerus, salah satunya siswa dan siswi. Sudah melakukan pengarahan bela negara dan wawasan kebangsaan. Guna mendukung Pemerintahan yang sah. Serta ikut dalam partisipasi dalam pembangunan dalam artian belajar. Sedangkan untuk masalah politik sudah ada yang mengatur, kalau hanya untuk sekedar tahu guna ilmu dan pengetahuan
itu sah-sah saja.

“Asalkan jangan sampai terlibat dalam politik praktis, karana umurnya juga banyak yang belum dewasa,” ujarnya.(rul)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *