BNNP Jabar Gagalkan Peredaran 4 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi, Pelaku Ditangkap di Bogor

Kota Bogor – bogorOnline.com

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat berhasil menggagalkan peredaran sabu seberat 4 kilogram dan ekstasi sebanyak 5.000 butir. Pelaku berinisial WAS (39) ditangkap petugas di pintu keluar Tol Ciawi Bogor.

Kepala Biro Humas Dan Protokol BNN, BJP Sulistyo Pudjo mengatakan pengungkapan kasus narkotika tersebut berawal dari laporan masyarakat kepada Tim Pemberantasan BNNP Jabar. Dari laporan disebutkan bahwa di wilayah Cianjur dan Sukabumi sering terjadi tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika golongan 1 jenis Sabu dan ekstasi.

“Setelah dilakukan penyelidikan oleh tim diketahui bahwa ada seorang TO (laki laki) sedang melakukan perjalanan dari pulau Sumatera menggunakan angkutan umum dan diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika lintas pulau,” paparnya.

BNNP Jabar bersama BNN RI kemudian melakukan penyelidikan dan pemantauan di sejumlah lintasan angkutan umum wilayah Jakarta – Bogor – Cianjur. Akhirnya, tim berhasil mengamankan WAS di jalan pintu keluar Tol Ciawi Bogor pada Rabu 2 Oktober 2019 sekira pukul 23.30 WIB.

“Dari penggeledahan atas barang bawaan, ditemukan 4 bungkus besar diduga sabu dan 23 bungkus diduga ekstasi di dalam tas ransel berwarna hitam yang dibawa oleh tersangka,” lanjut Pudjo.

Hasil interogasi petugas, kata Pudjo, tersangka dikendalikan oleh orang tidak dikenal dengan menggunakan handphone. Diketahui, tersangka yang merupakan warga Cianjur ini adalah residivis.

“Pada saat pengamanan dilakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka di kaki sebelah kanan karena ada upaya melarikan diri,” tambahnya.

Menurut Pudjo, dengan terungkapnya peredaran gelap narkotika tersebut, pihak BNNP Jabar telah menyelamatkan sekitar 53.000 jiwa warga Jawa barat dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Setelah diamankan terhadap tersangka dan barang bukti dibawa ke BNNP Jabar untuk dilakukan proses penyidikan,” tukasnya. (HRS)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *