PGH PARUNGPANJANG




Kelurahan di Kota Bogor Tanam Jahe Merah

Kota Bogor – bogorOnline.com

Enam Puluh Delapan (68) kelurahan di Kota Bogor mendapatkan bantuan sarana budidaya jahe merah dari PT. Bintang Toedjoe dalam rangka peresmian Kick Off Lomba Taman Herbal Bejo. Penyerahan secara simbolis diterima Asisten Tata Pemerintahan Setda Kota Bogor, Hanafi, Ketua TP PKK Kota Bogor, Yane Bima Arya serta para Camat se-Kota Bogor di Gedung Persatuan Organisasi Wanita (POW) Kota Bogor, Kamis 31 Oktober 2019.

Asisten Tata Pemerintahan Setda Kota Bogor, Hanafi mewakili Wali Kota Bogor Bima Arya membuka kegiatan tersebut didampingi Kepala Dinas Pertanian Kota Bogor, Irwan Riyanto dan dihadiri para lurah serta ketua TP PKK kelurahan se Kota Bogor.

Menurut Hanafi, penilaian secara objektif bahwa Kelompok Wanita Tani (KWT) Kota Bogor berjalan dengan baik. Pun koordinasi antara penyuluh dan KWT serta pembinaan dari Dinas Pertanian dilakukan secara terstruktur dan intensif. Demikian juga pembinaan berjenjang dari PKK terlaksana dengan baik.

“Ini hal yang menjadikan Kota Bogor sebagai satu-satunya kota yang bekerjasama secara langsung dengan PT.Bintang Toedjoe, sementara wilayah lain dengan pemerintah provinsi,” kata Hanafi.

Namun begitu, kata Hanafi, seindah apapun program yang ditetapkan, pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tapi membutuhkan kerjasama dengan masyarakat dan sektor swasta agar berjalan dengan baik. Sebab, kehadiran sektor swasta menjadi salah satu faktor yang mendukung untuk mensejahterakan masyarakat melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Kepada semua Lurah dan ketua TPP Kelurahan, kegiatan yang ada ditegaskan Hanafi, bukan sekedar seremoni yang didukung pihak swasta dan disinergikan dengan program kerja pemerintah daerah. Butuh pemahaman secara utuh karena perbedaan yang ada saat ini, salah satunya perkembangan teknologi informasi.

“Yang perlu dipahami adalah pemahaman secara utuh masyarakat terhadap apa yang digagas pemerintah dilakukan secara berjenjang sampai ke bawah, harapannya masyarakat bisa mengerti. Lomba taman harus diimbangi dengan pemeliharaan yang juga memerlukan koordinasi lebih lanjut melalui SOP sehingga baik taman dan tanamannya tetap terpelihara utuh dan bermanfaat,” jelas Hanafi.

Sementara itu, perwakilan Bintang Toedjoe, Head Brand Manager, Sumarwoto menyampaikan, bahwa kick off lomba taman herbal Bejo Jahe Merah tidak sekedar CSR tapi CSV.

“V adalah value (nilai). Artinya kerjasamanya lebih dari sekedar CSR namun berkelanjutan bahkan dalam jangka waktu lama. Bintang 7 tidak hanya memberikan sekali saja,” kata Sumarwoto yang didampingi Herlambang dan Manager Area Bogor, Mahmudi,

Lebih jauh, Sumarwoto menjelaskan, salah satu sukses Kota Bogor bisa menghasilkan output hingga 1 ton lebih karena adanya pendampingan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian. Pihaknya bukan tidak bisa menanam atau tidak punya lahan namun dari awal ingin menjadi penguat stakeholder agar bisa merasakan adanya dukungan masyarakat Indonesia.

“Kedepan selain taman herbal ada juga hal baru bagi para PKK atau warga yang tidak bekerja,” tandasnya.

Penyerahan bantuan sarana budidaya jahe merah ini juga menandai Lomba Taman Herbal Bejo Jahe Merah dimulai selama 10 bulan kedepan. Untuk penilaian Ketua PKK Kota Bogor bersama Dinas Pertanian dan PT.Bintang Toedjoe akan dilakukan Oktober hingga November 2020. Sedangkan pemenang akan diumumkan pada Desember 2020. (*/HRS)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *