Mulyaharja Kini Banyak Kedatangan Tamu

Kota Bogor – bogorOnline.com

Kelurahan Mulyaharja yang berada di pelosok wilayah Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor rupanya tengah dilirik oleh pemerintah daerah lain di Indonesia. Hal itu terbukti banyak pemerintah daerah yang mendatangi dua kampung tematik berbasis pertanian di wilayah Kelurahan Mulyaharja.

Kedatangan sejumlah jajaran pemerintah daerah tersebut untuk studi banding dalam pengelolaan Kampung Edukasi Wisata Padi Organik di Kampung Ciharashas RW01 dan Kampung Alpukat yang berada di Kampung Pabuaran RW10.

“Alhamdulillah, hampir dua bulan terakhir ini kita selalu kedatangan dari jajaran pemerintah daerah yang ingin belajar terkait kampung tematik yang ada di Kelurahan Mulyaharja untuk diterapkan di daerahnya,” kata Lurah Mulyaharja, Sofyan saat ditemui di kantornya pada Rabu 16 Oktober 2019.

Adapun, lanjut Sofyan, beberapa pemerintah daerah yang telah berkunjung ke wilayahnya, di antaranya jajaran Pemerintah Kota Sibolga dan Pemerintah Kota Payakumbuh serta lainnya. Pun dari Negara tetangga Indonesia, yakni Bobonaro, Timor Leste sempat mendatangi Kelurahan Mulyaharja.

Dalam setiap kunjungan itu, pihaknya turut menyertakan didampingi oleh pihak Dinas Pertanian Kota Bogor dan kelompok-kelompok tani setempat. “Buat kami adanya kunjungan ini juga menjadi nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat kaitan dengan produk-produk olahan pertanian dan kerajinan tangan,” imbuhnya.

Saat ini untuk Kampung Alpukat, kata Sofyan, tengah dilakukan pengembangan sisi lahan dari yang ada seluas 3 hektar lebih menjadi 5 hektar. Di lahan itu, kata Sofyan, sejauh ini sudah hampir seribu pohon alpukat yang telah ditanam dengan beberapa varietas.

“Kampung Alpukat diresmikan oleh Pak Wakil Wali Kota Dedie Rachim. Nah, sekarang kita sedang kembangkan lagi lahannya dengan rencana luas 5 hektar. Bahkan dalam waktu dekat akan ada panen alpukat,” ungkapnya.

Kampung Alpukat yang digagas Kelompok Taruna Tani (KTT) Muara Jaya Tani menariknya tak hanya melakukan pembibitan, bibit-bibit alpukat juga disediakan untuk ditanam oleh warga di setiap pekarangan rumah. Selain alpukat, terdapat juga pembibitan untuk pohon durian.

Sofyan menandaskan kekompakan masyarakat dengan aparatur dalam mewujudkan wilayah Kelurahan Mulyaharja ke arah yang lebih baik telah membuahkan hasil penghargaan sebagai penerima Pelaksana Terbaik Pemanfaatan program Halaman, Asri, Teratur, Indah dan Nyaman Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (Hatinya PKK) kategori kota di tingkat nasional tahun 2019.

“Itu yang pertama. Kedua baru-baru ini untuk Program Kampung Iklim (Proklim) di Kampung Ciharashas mendapatkan Thropy, Sertifikat dan Piala Proklim Utama dari Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia,” lanjut Sofyan memungkas. (HRS)