Creative Hub di Kota Kabupaten Jawa Barat untuk Akselerasi Ekonomi

Singapura – bogorOnline.com

Kehadiran sebuah wadah kreatif atau creative hub secara fisik di daerah seharusnya dapat mengakselerasi perkembangan ekonomi kreatif di daerah tersebut. Sehingga komunitas sesungguhnya dapat menginisiasi program dan kegiatan yang sesuai dengan karakter serta kebutuhan komunitas, untuk dapat mewujudkan hal tersebut Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat mengajak 18 Komunitas Kreatif belajar di Singapura sejak 26 hingga 30 November.

Salah satu anggota Tim Ahli Jabar Juara Bidang Ekonomi Kreatif Dr. Dwinita Larasati, S.Sn., M.A. menyampaikan bahwa komunitas yang ikut Capacity Building Goes To Singapore 2019 dapat secara konsisten mengawal perkembangan Creative Hub di kota masing-masing, dengan melibatkan seluruh stakeholders ekonomi kreatif di daerah tersebut. “Bila belum terdapat creative hub secara fisik, setidaknya komunitas juga dapat menginisiasi keterhubungan seluruh elemen dalam ekosistem ekonomi kreatif melalui fasilitas jejaring, teknologi digital, medsos dan lainnya,” kata Dwinita.

Perempuan yang juga menginisiasi kerja sama dengan pihak Singapura sebagai kelanjutan dari Connecti:City – International Conference on Creative Economy, yang diselenggarakan oleh Pemprov Jabar 2-3 Mei 2019 lalu ini juga menjelaskan bahwa dari kegiatan Capacity Building Goes To Singapore 2019 ini diharapkan para peserta memperoleh masukan mengenai esensi sebuah creative hub, termasuk hal-hal terkait pengelolaan, program, peran pemerintah dan komunitas, dan sebagainya.

“Lebih jauh lagi, para peserta diharapkan agar dapat menerapkan pengalaman dan pengetahuan ini di creative hub di daerah masing-masing, sesuai dengan sumber daya dan kebutuhan komunitas (kreatif) di daerah tersebut,” katanya.

Dwinita juga menambahkan bahwa sedapat mungkin Creative Hub yang ada di masing-masing kota itu mandiri, meskipun dengan kontribusi subsidi pemerintah, sehingga perlu memiliki model bisnis yang tepat. Yang dapat berdampak positif dan nyata bagi komunitas dan warga lokal, dan terus menyesuaikan dengan perkembangan zaman, dinamika sosial budaya, dan teknologi. Yang kontribusi dan perannya jelas terpetakan dalam berputarnya roda ekosistem ekonomi kreatif.

“Bahwa untuk mengelola atau berkontribusi bagi sebuah creative hub skala kabupaten atau kota, “komunitas” harus dapat bersikap profesional, kredibel, akuntabel, serta berintegritas,” tambahnya.

Setelah belajar dari National Design Centre Singapore pada Rabu lalu, hari ini (28/11/2019) Komunitas Kreatif dari berbagai daerah di Jawa Barat mengunjungi Textile and Fashion Federation (TaFF) di Orchard Design dan Action Community for Entrepreneurship (ACE) International Center.

TaFF hadir sebagai inspirasi generasi penerus bertalenta untuk mengembangkan desain. Untuk itu, TaFF memberikan kegiatan dan pelatihan tentang branding, bisnis, wawasan industri dan kegiatan jejaring sosial. TaFF berada di lantai dua Gedung Orchard Design yang di lantai satunya terdapat produk-produk lokal dan di lantai tiga terdapat ruangan untuk latihan model dan fotografi fesyen.

Di tempat belajar kedua, yaitu ACE International Centre, komunitas kreatif Jawa Barat memelajari jejaring dan peluang-peluang kerja sama yang sangat besar bersama ACE untuk bisnis rintisan (Startup) bidang teknologi. Sampai 2018, ACE telah menelurkan 4.000 startup teknologi. Untuk dapat mendukung start up, ACE memiliki beberapa program, diantaranya ACE Market Insights untuk mendapatkan masukan ide-ide dan bagaimana untuk membangun bisnis di Singapur dan mengembangkan di Asia, Market Acces Advisory adalah setiap startup akan mendapatkan dampingan dari dunia industri yang sudah berpengalaman dan konsultan seperti legal dan hak cipta karya, Berkoneksi dengan ACE Ecosystem Network, dan ACE Market Immersion Program dengan mengajak start up untuk observasi di sebuah negara selama satu minggu agar dapat mengetahui bagaimana membangun bisnis di sana.

Peserta dari Creative Hub Kab Bandung Riski Ilham yang mewakili Kabupaten Bandung menyampaikan kesannya dari kegiatan Capacity Building Goes To Singapore 2019 ini.

“Untuk kesannya keren dan menarik. Pemateri dan lainnya. Dan yang akan kami lakukan di Kabupaten Bandung akan mengaplikasikan desain tempat, sistem, management yang sudah dipelajari selama dua hari ini,” kata Riski. (By/Nai)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *