Warga Rumpin Terancam Bahaya, Akibat Proyek Jalan Warujata Ciparigi yang Terhenti

RUMPIN – bogorOnline.com

Proyek pengerjaan dan pelebaran jalan Warujata Ciparigi Desa Mekarsari Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, yang kini terhenti, membuat warga dan anak sekolah terancam bahaya. Pasalnya, selain menimbulkan debu, banyaknya bebatuan kecil, menjadi alasan warga sekitar resah.

Menurut keterangan salah seorang ketua RT setempat, Bapak Daus, ia mengatakan, proyek pengerjaan jalan dimulai sejak bulan Agustus 2019 lalu, berasal dari anggaran APBD Kabupaten Bogor hingga kini belum juga rampung.

Diketahui proyek pengerjaan dan pelebaran jalan yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Bogor itu, sudah tiga hari tidak ada lagi aktivitas pengerjaan jalan oleh penyedia jasa proyek tersebut.

“Jika dilihat dari target pengerjaan itu selama tiga bulan, dan sekarang sudah melebihi hari dari targetnya. Banyaknya, kerikil batu-batu kecil bekas urugan, bisa membahayakan warga dan anak-anak sekolah yang sedang melintasi jalan,” ungkap Daus, Senin (12/11/19).

Daus menambahkan, jalan Warujata Ciparigi ini aktif dilintasi kendaraan baik sepeda motor atau kendaraan roda empat. Selain berdebu, banyaknya kendaraan yang melintas, dapat menyebabkan kerikil batu kecil bisa terpental, warga disini mengkhawartirkan seperti itu.

“Kalau sekarang terhenti pekerjaanya, saya tidak begitu mengetahui, apakah pulang kempung para pekerjanya karna diliburkan dan sekarang tidak ada kejelasannya, yang saya tau itu katanya akan di aspal, rencananya,” terangnya.

Terkait hal itu Staff kasi ekbang Kecamatan Rumpin Nurul Ahkyar mengatakan, pemerintah Kecamatan sudah memanggil dari UPT Dinas PUPR Kabupaten Bogor tadi siang, soal tidak adanya aktifitas pelaksanaan pengerjaan jalan tersebut.

“Kecamatan sudah memanggil dari UPT Dinas PUPR, tadi sudah datang perwakilan dari UPT Dinas PUPRnya, pak Oman bersama konsultan, tadi siang sudah ke kantor Kecamatan,” kata dia.

“Tapi saya tidak mengetahui pasti penyebab berhentinya proyek jalan, apakah karna dananya belum cair atau yang lain. Sejauh ini, pihak pelaksana pemborongnya belum ada ke kecamatan. Menurutnya, rencana pelaksanaan jalan itu akan di aspal, dan yang sudah berjalan pelebaran jalan yang disamping jalan dicor,” pungkasnya. (Mul)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *