by

Marak Tawuran Pelajar, Atty: Catatan Hitam Awal Tahun Kota Bogor

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Kembali maraknya aksi tawuran antarpelajar belakangan ini bahkan mengakibatkan jatuhnya korban jiwavmendapat sorotan dari Anggota DPRD Kota Bogor Atty Somaddikarya. Atty menilai kembali maraknya aksi tawuran antarpelajar di awal tahun ini menjadi catatan hitam dibalik Kota Bogor yang disebut sebagai kota ramah anak.

“Ini menjadi catatan hitam di awal tahun 2020 di Kota Bogor yang disebut kota ramah anak terjadi tawuran antarpelajar,” kata politisi PDI Perjuangan itu kepada sejumlah awak media, Sabtu (25/01/2020).

Atty melanjutkan bahwa persoalan ini tentunya menjadi tanggungjawab semua pihak. “Kita harus duduk bersama dengan dinas-dinas terkait, Muspida, Muspika, legislatif dan eksekutif dimana harus ada pembinaan dan sanksi tegas bagi pelajar yang terlibat tawuran. Sanksi tegas juga hrs berlaku bagi sekolah-sekolah jika siswa terlibat tawuran,” tegasnya.

Menurut dia, karakter pelajar seperti preman sudah tidak zaman saat ini. Harusnya mereka mengadu gagasan dengan otak yang cerdas bukan dengan otot ditambah membawa senjata tajam dengan niat membunuh sesama pelajar.

“Sebenarnya apa yang dipikirkan oleh pelajar yang sok preman dan menjadi jagoan di jalanan?. Mau dibawa kemana generasi bangsa ke depan jika perilaku sudah mengarah pada jiwa pembunuh dan darah mengalir di aspal tanpa belas kasihan dan resiko yang akan hadapi,” ujarnya.

Dirinya mengawatirkan apabila aksi tawuran ini terus terjadi dan dibiarkan tak ada penyelesaiannya maka bisa menjadi budaya di Kota Bogor. Berkaitan hal ini, ia juga berpendapat bahwa para pelaku tawuran yang membuat resah dan mengganggu ketertiban umum itu harus ditindak tegas secara hukum sehingga ada efek jera.

“Iya, diselesaikan secara hukum supaya menjadi efek jera bagi semua pihak ketika berlaku tindakan yang melawan hukum,” kata Atty. (Hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed