by

21 Napi Teoris Lapas Gunungsindur Dipindah Ke Sejumlah Lapas di Jateng

 

GUNUNGSINDUR – Sebanyak 21 Narapidana kasus terorisme (Napiter) yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Narkotika Kelas llA Gunungsindur, Kecamatan Gunungsindur Kabupaten Bogor, dipindah ke sejumlah Lapas di wilayah Jawa Tengah.

Kalapas Gunung Sindur, Erry Taruna mengatakan dari 21 orang Napiter yang dipindahkan dari Lapas Gunungsindur, dipindah ke Lapas yang berbeda yaitu 1 orang dipindah ke Lapas kelas IIB Cilacap, 3 orang dipindah ke Lapas kelas IIA Besi Nusakambangan dan 17 orang lainnya dipindah ke Lapas kelas IIA Karang Anyar.

Menurutnya, pemindahan tersebut dilakukan setelah koordinasi penempatan Napiter serta hasil rapat koordinasi dilaksanakan pada tanggal 4 Februari 2020 yang dihadiri oleh Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM, BNPT, Densus 88 Anti Teror Polri, Kejaksaan Agung serta Panitera Pengadilan Negeri.

“Proses pemindahan 21 orang Napiter dilakukan Rabu (19/2) dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB,” jelas Erry Taruna, Kalapas khusus Narkotika kelas IIA Gunungsindur kepada sejumlah wartawan, Rabu (19)2/2020).

Erry menjelaskan, sebelumnya dalam rapat koordinasi di Jakarta, pihaknya mengajukan pemindahan sekitar 38 Napiter dan baru 21 orang Napiter yang sudah dilakukan proses pemindahan.

“Total narapidana dan tahanan teroris yang ada di Lapas Gunungsindur, jumlahnya 174 orang. Hari ini ada 21 orang yang dipindah jadi tersisa 153 orang,” paparnya.

Lanjut Erry menuturkan, seluruh narapidana dan tahanan teroris tersebut ditempatkan dalam Blok A, B, C dan D dengan sistem one man one sel (satu ruang satu orang) dan menggunakan sistem pengamanan tinggi (high maximum securitty).

Pihak Lapas Gunungsindur, Kata Erry, menerapkan sistem klasifikasi tahanan dan narapidana teroris, yaitu bagi yang masih memiliki faham anti NKRI, ditempatkan di lantai 2 Blok A serta di Blok B, C dan D. Sementara untuk tahanan yang sudah kembali NKRI, sambungnya, ditempatkan di lantai dasar/lantai 1 blok A.

“Ke depan, semua tahanan dan narapidana diluar narkotika akan dipindahkan. Jadi nantinya, Lapas ini khusus untuk tahanan dan narapidana narkotika.” Pungkas Erry Taruna kalapas Gunung Sindur. (Mul)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed