by

Tolak RUU HIP, Ribuan Orang se Bogor Raya Gelar Aksi Unjuk Rasa

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Sejumlah ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam Penjaga NKRI Bogor Raya melakukan aksi unjuk rasa di kawasan tugu kujang, Kota Bogor, pada Jum’at (3/7/2020).

Dari pantuan dilapangan terdapat ribuan orang dari berbagai Ormas dan Okp melakukan unjuk rasa yang dimulai selepas melaksanakan ibadah Sholat Jum’at atau sekira pukul 13.00 WIB.

KH. Endy dalam orasinya mengatakan, aksi unjuk rasa ini bertujuan agar Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) membatalkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Pasalnya, Undang undang tersebut mengandung paham Komunisme.

Bahwa RUU HIP telah mendistorsi subtansi dan makna nilai-nilai Pancasila sebagaimana yang termakaksud dalam pembukaan dan batang tubuh undang-undang tahun 1945.

“Kami memaknai dan memahami bahwa pembukaan UUD tahun 1945 dan batang tubuhnya telah memadai sebagai tafsir dan penjabaran paling otoritatif dari Pancasila, adanya tafsir baru dalam bentuk RUU HIP justru telah mendegradasi eksistensi Pancasila,” ungkap Kordinator Aksi, KH. Endy.

Selain itu, lanjut KH. Endy dalam orasinya, memeras Pancasila menjadi Trisila lalu menjadi Ekasila yakni gotong royong adalah nyata-nyata merupakan pengaburan dan penyimpangan makna dari Pancasila itu sendiri dan secara terselubung ingin melumpuhkan keberadaan sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa yang telah dikukuhkan pada pasal 29 ayat (1) UUD tahun 1945 serta menyingkirkan peran agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sementara, perwakilan Gerakan Pengawal Pancasila Bogor Raya (GP2BR) Subhan Murtadla menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya Kepada para kiyai atau pimpinan Ormas, OKP, LSM, Pesantren, Mahasiswa, yang tergabung dalam GP2BR. Atas kehadirannya, dalam aksi dan ini menjadi sejarah pergerakan, Bogor melawan dan menolak RUU HIP dan idiologi Komunis.

“Mohon keikhlasan belum dapat terakomodir tidak semua, untuk menyampaikan aspirasinya dalam bentuk orasi. Mohon dimaklumikan karena keterbatas waktu. Yang utama kita tetap solid utk terus menggulirkan perjuangan ini,” ungkap Subhan.

Subhan menambahkan, ejarah akan mencatat, bahwa Rakyat Bogor Raya bergerak membela Pancasila.

“Perjuangan ini tidak akan berhenti pada hari ini saja, akan terus melakukan aksi sampai RUU HIP dicabut,” pungkasnya. (Sep)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed