by

KRL Saung Hijau Kenari Dinilai Tim DLH Kabupaten Bogor

BOGORONLINE.com, BOTIM – Penilaian Kampung Ramah Lingkungan (KRL) Saung Hijau oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, menjadi momen penting bagi warga Perumahan Griya Kenari Mas RT 01 RW 08 Desa Cileungsi Kidul Kecamatan Cileungsi pada Senin (14/9) lalu.

Ketua KRL Saung Hijau Dedeh Roshermawati mengatakan, kehadiran Saung Hijau untuk mewujudkan Bumi Tegar Beriman, Kabupaten Bogor yang Bersih, sehat dan mandiri. Karena didalamnya ada terobosan yang efektif untuk menangani sampah.

“Saya berharap program KRL terus berkembang agar pola disiplin dan kesadaran masyarakat dalam penanganan sampah melalui bank sampah, tumbuh di wilayah masing-masing di Bumi Tegar Beriman,” kata Dedeh lewat telephon cellularnya, Rabu (16/9).

Dedeh Roshermawati yang juga anggota Ikatan Keluarga Istri Anggota Dewan (IKIAD) DPRD Kabupaten Bogor, Istri dari Ketua Komisi IV, Muad Khalim berharap, KRL bisa membantu mewujudkan Kabupaten Bogor sebagai wilayah yang bersih, sehat serta mandiri dalam menangani sampah melalui bank sampah sesuai program Bupati Bogor Ade Yasin.

Selain itu, konservasi dan penataan lingkungan di beberapa Rt sudah melakukan penanaman pohon dan sayuran dengan hydroponik. Hal itu sebagai upaya ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan.

“Penataan drainase dan pemberdayaan ekonomi dengan produk unggulan sudah dilakukan. Produk pangan maupun produk hasil daur ulang sampah juga telah dilakukan,” jelas Dedeh.

Sebelumnya, pelaksana pada Seksi Kemitraan dan Peran serta Masyarakat DLH Kabupaten Bogor H. Ade Iman Muslimin menerangkan bahwa KRL adalah gerakan masyarakat yang dilakukan secara mandiri. Gerakan itu terstruktur dan berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan hidup berskala RW.

“Adapun tujuan dari KRL itu sendiri untuk menciptakan masyarakat yang peduli, berbudaya dan berwawasan lingkungan,” terang Ade.

Ditambahkan, Empat komponen dalam KRL menjadi bahan penilaian yakni, Pengelolaan sampah, Konservasi dan Penataan Lingkungan, Sanitasi dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. Hal itu telah dilakukan oleh kelompok Saung Hujau, dengan melakukan pengelolaan sampah sistim komposter, biopori dan bank sampah di lokasi tersebut,

“Kesimpulannya warga sangat luar biasa dalam pengelolaan lingkungan. Hal ini selaras dengan tujuan dari KRL, serta menunjang program Panca Karsa bupati,” tutupnya. (Gie/Soeft)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed