by

Penerima Bansos Swadaya Di Desa Lumpang di Dominasi Janda

 

BOGORONLINE.com, PARUNGPANJANG – Penerima bantuan sosial (Bansos) yang bersumber dari swadaya masyarakat untuk warga yang berstatus janda, anak yatim dan disabilitas serta jompo di Desa Lumpang Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor, lebih besar disalurkan kepada para janda di wilayah desa setempat.

Berdasarkan data dari laporan ketua rukun tetangga (RT) se Desa Lumpang penerima bansos yang bukan dari dana desa (DD) sebanyak 1 124 orang dibagi yaitu janda 690 orang, anak yatim 372 dan
disabiltas 17 orang, dan jompo 63 orang.

“Kami sebagai pemerintah Desa Lumpang hanya memfasilitasi bantuan yang diberikan oleh masyarakat untuk masyarakat berupa sembako yang kami salurkan dibungkus berupa beras, mie instan dan minyak serta lain-lain, “kata M. Rodis Faisal kepala Desa Lumpang, kepada sejumlah wartawan, Selasa 22/09/2020.

Caning -sapaan M. Rodis Faisal menuturkan, pihaknya akan terus menyalurkan bantuan sosial yang bersumber dari swadaya masyarakat selama Bansos dari pemerintah masih di salurkan.

“Iya kita sudah komitmen bersama ketua RT, RW, dan tokoh masyarakat akan terus menyalurkan Bansos secara swadaya masyarakat yang difasilitasi Pemdes Lumpang ini bertujuan untuk meringankan warga yang janda, anak yatim, disabiltas dan jompo, “ujar Caning.

Dia menyampaikan, selama pandemi covid 19 warga penerima bantuan sosial diluar dari anggaran desa lebih besar untuk janda. Pasalnya, dari data laporan ketua RT bertambahnya jumlah janda sebanyak 10 persen dari data sebelumnya.

“Dari data laporan ketua RT dan setelah kita laksanakan penyaluran bansos dari swadaya masyarakat sebanyak 1.500 orang penerima. Namun warga berstatus janda mengalami peningkatan sebesar 10 persen, “terangnya.

Sementara itu ketua RT 02, Andri menyambut baik kegiatan swadaya masyarakat yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Lumpang dalam penyaluran bantuan sosial untuk para janda, anak yatim, disabilitas dan jompo ini dapat meringankan beban mereka saat situasi pandemi covid 19.

“Bagi saya kegiatan ini sangat bagus karena saat pandemi covid 19 ini janda, anak yatim, disabilitas dan jompo pasti sangat membutuhkan bantuan dari para dermawan atau pemerintah, “katanya.

Andri juga berharap bantuan sosial seperti ini bisa secara bertahap dilakukan untuk membantu warga yang benar-benar sangat membutuhkam.

“Saya kira bansos ini targetnya sudah tepat, karena momen pandemi covid 19 dampaknya secara ekonomi. Dengan adanya kegiatan bansos swadaya ini mereka bisa sangat terbantu, ” pungkasnya. (Mul)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed