Mengintip Panen Bambu Tali di Gunung Salak

BOGORONLINE.com, Tamansari – Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Gunung Salak membudidayakan bambu tali di punggung gunung Salak di Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Di lahan seluas 4,3 hektare, bambu tali atau disebut juga bambu apus tersebut tengah memasuki masa panen perdana sejak ditanam tiga tahun lalu.

“Kita mulai tanam itu tahun 2017. Alhamdulillah, tahun ini sudah bisa dipanen, panen perdana,” kata Ketua LMDH Gunung Salak, Mardhi Hidayatul Fauzan baru-baru ini.

Pria berusia 38 tahun itu mengatakan, bambu tali dapat dipanen tiga kali dalam setahun. Bambu yang dipanen mulai berukuran diameter 7 sampai 12 sentimeter dan panjang 6,5 meter. 

Namun, ia menambahkan bahwa dalam penebangan batang bambu secara tradisional itu tidak dilakukan sembarangan waktu.

“Dari kearifan lokal yang membudaya pada masyarakat. Saking dekat dengan alam jadi tahu kateristik bambu. Jam 7 sampai 11 itu tidak boleh ditebang, hanya boleh dibersihkan karena bambu lagi proses potosintesis. Boleh ditebang dari jam 12 sampai 3 sore, karena di waktu itu bambu sedang istirahat,” ujarnya. 

Sejauh ini, Mardhi mengaku tidak cukup kesulitan dalam hal pemasaran. Hasil panen dibeli oleh penampung untuk dijual kembali oleh mereka ke toko-toko material di wilayah Bogor.

“Per batang saya hargai Rp3.000. Setiap rumpun bambu tali dapat menghasilkan antara 20 sampai 30 batang,” ucapnya.

Menurut dia, budidaya bambu tali yang dilakukannya tidak memiliki perawatan sama sekali. Setelah penamaan bibit di polybag, hanya menunggu panen saja.

“Gunung Salak ini sangat potensi untuk budidaya bambu. Selain perbanyakan bambu, tujuan utama penanaman ini untuk menambah debit dan penyerapan air,” jelasnya.

Selain budidaya bambu tali, LMDH juga melakukan pembibitan berbagai jenis bambu. Kedepan, ia mengemukakan di lahan tersebut akan memanen bambu ori. 

“Setelah ini, saya panen bambu terbaik di dunia, yakni bambu ori,” tukasnya. (Hrs/Nai)

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *