by

Kenali Jenis – Jenis Cuka Dan Kegunaannya Dalam Masakanmu

Sumber : idntimes

BOGORONLINE.com, Bogor – Salah satu bumbu dapur yang digunakan untuk menambahkan rasa asam selain jeruk nipis, asam jawa, belimbing sayur adalah cuka. Cuka adalah salah satu bumbu penyedap yang memiliki rasa asam dan berbentuk cairan. Cuka memiliki warna yang transparan. Cuka memiliki berbagai macam jenis, diantaranya yaitu cuka makan dan cuka apel. Cuka apel memiliki warna cokelat transparan karena berasal dari proses fermentasi buah apel. Cuka yang di tambahkan pada makanan dapat memberikan sensasi rasa asam yang berbeda pada masakanmu.

Biasanya cuka digunakan pada makanan khas palembang yaitu kuah pempek. Selain itu cuka dapat menghilangkan bau amis yang terdapat pada hewan laut seperti ikan atau seafood. Namun cuka yang digunakan untuk membuat kuah pempek dan menghilangkan bau amis pada ikan atau seafood itu berbeda. Oleh karena itu, simak jenis – jenis cuka dan kegunaannya berikut ini.

1. Cuka apel

Terbuat dari fermentasi sari buah apel atau ampas buah apel. Untuk mendapatkan rasa asam yang pas, fermentasi kerap dilakukan sampai dua periode. Warnanya kekuningan hingga kecokelatan. Rasanya seperti buah apel yang manis, kecut, dan segar. Biasa digunakan sebagai campuran salad dressing dengan campuran minyak zaitun dan gula pasir. Atau, campuran saus tomat dalam hidangan pasta atau chutney. Untuk membuat telur rebus yang utuh dan tidak retak, campurkan cuka ini ke dalam air perebus. Jenis cuka ini juga enak digunakan dalam bumbu perendam daging sekaligus berfungsi sebagai pengempuk daging panggang.

2. Cuka anggur

Baik cuka anggur merah dan anggur putih biasa digunakan untuk memasak hidangan-hidangan Eropa. Umumnya cuka anggur merah digunakan saat memasak daging sapi dan daging babi, sedangkan cuka anggur putih lebih sering di pakai untuk memasak ayam dan ikan. Penggunaan cuka anggur juga merupakan cara terbaik untuk membuat cita rasa hidangan daging menonjol.

3. Cuka beras

Cuka beras selain digunakan di Indonesia juga banyak di pakai negara-negara Asia seperti Cina, Jepang, Korea, Vietnam. Cuka ini terbuat dari fermentasi beras. Beras yang digunakan tidak hanya beras putih saja, tetapi hampir semua jenis beras juga di fermentasikan menjadi cuka dan masing-masing punya rasa yang unik. Semakin terang warna cuka beras, maka aroma dan rasanya semakin ringan. Aroma dari cuka beras secara umum lebih ringan dari cuka buah atau biji – bijian. Oleh karena itu, cuka beras sering dipakai untuk acar, sushi, bumbu tumis, salad dressing, dan saus.

4. Cuka balsamik

Kombinasi rasa manis dan asam ada di dalam cuka yang satu ini. Itu lah mengapa cuka balsamik cocok di tambahkan pada hidangan savory atau asin seperti hidangan dengan keju kambing dan parmesan hingga hidangan manis yang mengandung buah – buahan. Tidak hanya itu, cuka balsamik juga akan menambah cita rasa hidangan berbahan dasar sayuran seperti salad dan tumisan.

5. Cuka kelapa

Cuka kelapa umumnya memiliki karakteristik rasa yang tajam, kuat dengan sedikit rasa ragi. Cuka ini lazim digunakan sebagai tambahan bumbu dan saus dalam masakan Thailand.

Reporter : Sausan de Ananda

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *