by

DPRD Kabupaten Bogor Tagih Draft Revisi RPJMD

BOGORONLINE.COM, CIBINONG – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto meminta pemerintah daerah segera mengirim draft rancangan revisi peraturan daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023 ke DPRD. Revisi RPJMD merupakan salah satu program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) 2021.

“Sampai hari ini belum masuk. Kami berharap secepatnya dikirim untuk segera dibahas,” ujarnya, di Cibinong, Rabu (24/2).

Rudy memandang revisi RPJMD yang akan diajukan pemerintah daerah menjadi momentum untuk menegaskan potensi apa yang akan dikembangkan. Menurut dia, RPJMD yang digunakan saat ini, juga tidak sejalan dengan program yang dilaksanakan. “Arahnya mau kemana? apakah industri, wisata, pertanian atau apa?,” katanya.

Rudy melihat, jargon Pancakarsa yang menjadi tagline pembangunan pemerintah daerah tidak didukung dengan program yang mengakar pada potensi wilayah. Termasuk, soal sport city and tourism yang digaungkan oleh pemerintah tidak didukung dengan perbaikan infrastruktur menuju akses wisata, terutama objek wisata yang dikembangkan oleh masyarakat. “Akses jalan ke lokasi wisatanya masih banyak yang rusak,” kata dia.

Politisi Partai Gerindra tersebut juga berharap pemerintah kabupaten Bogor memberi tekanan pada sektor pertanian dan UMKM. Rudy menilai, potensi pertanian belum digarap dengan baik. Termasuk, banyak lahan berstatus Hak Guna Usaha (HGU) yang dibiarkan terlantar.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Suryanto Putra menjelaskan, pihaknya masih menyusun rancangan awal revisi RPJMD. Suryanto menargetkan akan memasukkan rancangan awal ke DPRD pada awal bulan depan.

“Rancangan awal dalam proses penyelarasan kembali. Tetap kami jadwalkan untuk bisa mengajukan rancangan awal ke DPRD dalam awal bulan Maret,” kata Suryanto saat dihubungi, Kamis (25/2).

Suryanto berharap, revisi RPJMD 2018-2023 bisa disahkan menjadi peraturan daerah (perda) pada tahun 2021. Pasalnya, hasil revisi RPJMD akan menjadi dasar perencanaan 2022 serta prediksi capaian target pada akhir 2023.

“Diharapkan selesai sesuai rencana awal, menjadi perda tahun ini, sehingga bisa menjadi dasar untuk RKPD 2021 dan RKPD 2022,” jelas Suryanto.

Suryanto mengaku, selain melakukan penyusunan RPJMD, Bappedalitbang juga sedang dipusingkan untuk perubahan parsial APBD 2021, sekaligus perencanaan tahun 2022. “Itu juga sedang berjalan sekaligus,” kata Suryanto.(*)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *