Bogoronline.com – Proyek Pedestrian di jalan Ediyoso Martadipura menuju stadion Pakansari sempat bermasalah karena banjir yang diduga disebabkan oleh drainase yang berukuran kecil. Masalah tersebut saat ini tengah dalam proses perbaikan yang awalnya hanya 20×10 Cm, kini dirubah menjadi 40×30 Cm lebar drainasenya.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Permadi Dalung mengapresiasi langkah cepat yang ditempuh oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor.
“Baguslah supaya tidak banjir lagi. Ya memang harus diperbaiki supaya jangan banjir lagi, kalau udah dibetulin lebih bagus,” kata Permadi kepada wartawan, Senin (29/3).
Namun, lanjut dia, hal serupa tidak boleh terjadi lagi di proyek-proyek besar lainnya, termasuk di proyek Kandangroda-Pakansari yang baru saja dimulai pekerjaannya dengan anggaran Rp97 Miliar.
“Kita anjurkan, jangan ada lagi banjir atau apapun (masalah lain), harus matang perencanaannya,” tegasnya.
Karena menurut dia, permasalahan yang ada di proyek Pakansari diduga kuat akibat perencanaan yang kurang matang yang seringkali membuat penyedia jasa bekerja dua kali.
“Perencanaannya harus matang, jadi kita menganjurkan dari dulu perencanaan harus matang, kalau gini kan harus jadi pekerjaan dua kali. Kalau udah matang antisipasi banjir itu harus (diperhitungkan),” katanya.
Sebagai tambahan, Proyek Pakansari sempat banjir dua kali selama bulan Maret 2021. Banjir tersebut berada tepat di proyek besar senilai Rp23,8 miliar yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). (Egi)





