Bogoronline.com – DPRD Kabupaten Bogor meminta pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bogor Utara yang dianggarkan oleh APBD Provinsi Jawa Barat untuk tetap dilaksanakan.
Ketua komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Muad Khalim mengatakan, pembangunan RSUD Bogor Utara di Kecamatan Parung tersebut, sangat diperlukan untuk menunjang kemudahan dan pelayanan kesehatan.
“Tetap harus terlaksana, karena menurut BPKAD lahannya sudah clear and clean, bersertifikat dan siap dibangun seluas 1,6ha dari 2,93ha yang berasal dari PSU PT Kurnia Mina Sejahtera. Pembangunan RSUD Bogor Utara ini sangat penting untuk pelayanan kesehatan bisa merata di kabupaten Bogor,” kata Muad, Senin (24/5).
Selain itu, dia juga meminta Pemerintah Kabupaten Bogor untuk bergerak cepat mengurus hal yang diperlukan agar proyek tersebut bisa dilaksanakan, karena anggarannya sudah disiapkan oleh pemerintah provinsi.
“Total biaya yang direncanakan dari Bappedalitbang sebesar Rp143 milliar yang bersumber dari APBD Provinsi, Tahap awal akan di bangun 1 gedung 3 lantai untuk 150 bed pasien dengan anggaran Rp 109 milliar,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina menyampaikan, pihaknya tengah berupaya melakukan percepatan pembangunan RSUD Bogor Uatara akan disinergikan dengan dinas-dinas terkait.
“RSUD Bogor Utara tetap dilakukan pembangunannya, jadi kita sudah bisa laksanakan lelang di bulan Juni 2021 dan berkolaborasi dengan dinas-dinas terkait seperti DPKPP dan BPKAD,” kata dia.
Mike juga mengaku Pemerintah Kabupaten Bogor optimis, proyek besar itu akan selesai pada tahun ini dengan sisa waktu hanya tinggal 6 bulan lagi.
“Kita harus harus optimis, Banprov ini hanya untuk tahap 1 dulu gedung A sebesar Rp112 miliar tapi belum termasuk Alat Kesehatan (Alkes). Tahun depan dan selanjutnya dilanjut dengan gedung B dan C dengan total anggaran keseluruhan sebesar Rp400 miliar,” pungkasnya.(Egi)





