Pendamping Desa Ingatkan Pokja Soal Teknis Aturan Main SAMISADE di Kecamatan Cisarua

BOGORONLINE.com, CISARUA – Sembilan Desa di Kecamatan Cisarua masih menunggu kucuran anggaran Satu Miliar Satu Desa (Samisade) yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten Bogor, setelah semua tahapan sudah dilalui.

Pendamping Desa Kecamatan Cisarua, Iman Sukarya mengingatkan, agar pada pelaksanaan pembangunan melalui anggaran Samisade nanti harus sesuai dengan mekanisme yang ada serta mengikuti anjuran teknis yang sudah dipaparkan sebelumnya.

“Jadi untuk teknis harus mengikuti saran teman-teman di Dinas PUPR,” ujar Iman kepada wartawan belum lama ini.

Tidak hanya itu, alas hak tanah juga harus menjadi perhatian semua pihak agar tidak terjadi persoalan di kemudian hari.

“Sebelum pembangunan, alas lahan jalan yang akan dibangun juga harus diperhatikan, jangan sampai ketika sudah dibangun oleh Samisade ternyata lahan jalannya milik orang lain,” ucapnya.

Sebab, ada beberapa kasus, disaat Pemerintah Desa mengajukan pembangunan jalan, ternyata lahannya milik Provinsi Jawa Barat.

“Terus ada juga saat akan dibangun ternyata lahan jalannya milik yang punya vila, nah hal-hal seperti ini harus diperhatikan,” ungkapnya.

Selain itu, soal pekerja yang akan dipekerjakan dalam pembangunan Samisade.

“Kan ini padat karya, jadi pekerjanya juga harus diperhatikan, lalu upahnya juga harus disepakati, dan harga satuan barang juga,” bebernya.

Karena, sambung dia, arahan Bupati Bogor sudah jelas melalui padat karya dimana para pekerja harus warga sekitar.

“Kalau bisa, ketika pembangunan di RT 1, pekerja harus di RT 1 juga, dan ketika pindah kerjaan ke RT lain, pekerja juga harus di RT tersebut,” terangnya.

Dengan demikian, masyarakat sekitar tidak hanya menjadi penonton disaat ada pembangunan di wilayahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Program Samisade ini harus menjadi tolak ukur pembangunan di desa setelah di masa pandemi ini setelag anggaran Dana Desa lebih difokuskan pada penanganan pandemi Covid-19.

“Manfaat dari pembangunan harus dirasakan masyarakat, dan harus menjadi pendongkrak ekonomi,” tegasnya.

Sementara, sembilan desa di Kecamatan Cisarua rata-rata mengalokasikan anggaran Samisade ini terhadap infrastruktur jalan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *