BOGORONLINE.com, Bogor Timur – Tingginya kasus Covid-19 yang terjadi di Kota Bogor, membuat berbagai langkah terus dilakukan Pemerintah Kota Bogor. Seperti salahsatunya menambah ketersediaan tempat tidur dengan membangun pusat isolasi berbasis masyarakat di wilayah atau kelurahan.
Seperti pusat isolasi di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur. Di aula kantor kelurahan tersebut disediakan 10 tempat tidur yang bisa digunakan untuk ruangan isolasi pasien Covid-19 dengan gejala ringan.
“Aula Kelurahan Katulampa hari ini sudah bisa digunakan untuk ruang isolasi mandiri (isoman) kapasitas 10 orang. Kami juga sediakan tempat tidur, masker dan peralatan mandi,” kata Lurah Katulampa Eka Deri Rahmat saat dihubungi melalui telepon, Senin (5/7/2021).
Eka mengatakan, kasus Covid-19 di wilayahnya terus bertambah hingga berjumlah 140 kasus. Dari sejumlah kasus tersebut, lanjutnya, ada beberapa yang menjalani isoman di rumah.
“Sampai saat ini belum ada karena isoman di rumah. Jika kondisi rumah tidak memungkinkan dan memang gejala ringan, maka akan diarahkan untuk isoman ke kelurahan,” kata Eka.
Lebih lanjut, Eka mengemukakan, bahwa hari ini pusat isolasi di Kelurahan Katulampa mendapat peninjauan langsung Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor yang juga Wali Kota Bogor Bima Arya.
Selain peninjauan, Bima Arya yang didampingi Camat Bogor Timur Rena Da Frina juga dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan paket sembako untuk warga di wilayah RW20, 17 dan 15. “Penyerahan bantuan sembako sudah dilakukan sejak kemarin di RW10,” ucap Eka. (Hrs)





