BOGORONLINE.com, Bogor Tengah – Sebuah bangunan bata yang diduga peninggalan zaman Belanda ditemukan di Kota Bogor. Bangunan itu ditemukan oleh petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor.
Kepala Bidang Pemeliharaan pada DPUPR Kota Bogor Eko Tri mengatakan, bangunan bata yang menyerupai saluran air itu ditemukan petugas saat pemeriksaan saluran air di kawasan Jalan Nyi Raja Permas.
“Kemarin memang ada perintah untuk memeriksa saluran air di Nyi Raja Permas, karena sering banjir di situ. Pas membersihkan, tim PUPR menemukan ada saluran lagi,” kata Eko saat dihubungi lewat telpon, Jumat (27/8/2021).
Eko menjelaskan, saluran air itu berada tepat di bawah saluran air yang dibersihkan oleh petugas. Saluran air tersebut posisinya mengarah ke Jalan Dewi Sartika.
“Posisinya ada di bawah saluran yang dibersihkan. Jaraknya tidak jauh. Kira-kira satu meter,” imbuh Eko.
Eko mengatakan, saluran air dari bata merah itu merupakan bangunan lama yang diduga dibangun pada zaman Belanda. Sebab, dari bentuk bangunannya berbeda dengan saluran air yang dibangun era sekarang.
Rencananya, petugas akan melakukan pembersihan sampah di area saluran air tersebut esok hari. Karena itu, kata Eko, petugas belum bisa menelusuri lebih jauh muara dari saluran air tersebut.
“Kita belum berani menelusuri, masih ada sampah. Kalau saluran air atasnya sudah dibersihkan,” ujarnya. (Hrs)





