Lebarkan Sayap Usaha, Pengusaha Milenial Buka Gerai EsTeh ke 300

BOGORONLINE.com, Bogor Utara – EsTeh Indonesia kembali melebarkan sayap usaha dengan membuka gerai EsTeh yang ke 300 di Kota Bogor atau tepatnya di Jalan Pandu Raya, Kecamatan Bogor Utara pada Rabu (19/8/2021). Pembukaan gerai terbesar Es Teh itu dihadiri oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, sebagai apresiasi kepada EsTeh yang dibangun oleh pengusaha milenial.

“Enggak banyak ya, mungkin enggak ada yang seperti EsTeh ini, pengusaha asli Bogor, dibangun dalam waktu dua tahun, sudah 300 outlet di seluruh Indonesia, komiditas tehnya juga diambil dari seputaran Bogor,” ungkap Bima Arya kepada wartawan.

Tak hanya itu, Bima Arya melanjutkan, dalam serapan tenaga kerja, EsTeh juga membantu penyerapan tenaga kerja dan membuka peluang untuk kaum muda ikut membuka usaha.

“Pekerjanya di sini mempekerjakan 60 pegawai, seluruh Indonesia 1.
buy ventolin online https://www.washingtoneyedoctors.com/wp-includes/blocks/buttons/css/ventolin.html no prescription

200, ini contoh enterpreneurship yang baik, jadi contoh anak-anak muda, modalnya cuma Rp5 juta awalnya, ini luar biasa, jadi saya doakan go international. karena targetnya itu, logonya sudah keren, produknya udah keren,” tuturnya.

Dilokasi yang sama, CEO EsTeh Indonesia, Haidhar Hibatullah Wurjanto mengatakan, dirinya merasa bersyukur atas pembukaan gerai baru Es teh Indonesia yang dirintisnya sejak 2018.

“Jadi ini kedai teh terbesar di Indonesia, karena kita lihat peluangnya dimana banyak yang bermain kopi, sedangkan teh itu komoditi nomer dua yang dikonsumsi setelah air putih, itu yang teman-teman lupakan. Untuk itu kami para founder menangkap peluang itu menjadikan itu sebuah bisnis dan kami dalam tiga tahun bisa buka 300 gerai di seluruh Indonesia,” ungkap Haidhar.

Haidhar melanjutkan, di gerai EsTeh Jalan Pandu Raya itu bisa menampung sekitar 100 konsumen dengan berbagai fasilitas lengkap mulai dari ruang outdoor dan indoor yang dilengkapi free wifi. Ia juga memiliki target kedepan membuka hingga 1.000 gerai yang tersebar di Indonesia.

“Kami menuju 1.000 gerai sampai 2023, waktu itu kami akan menginjak ke Malaysia tapi karena Covid-19 ini kami mundur, makanya kami bawa brand Indonesia yang justru ingin kami gaungkan termasuk EsTeh Indonesia ketika kami buka di luar negeri kita bisa bawa Indonesia,” pungkasnya. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *