Cibinong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah berhasil raihan prestasi Kabupaten Layak Anak dan pencapaian program pembangunan dengan pengentasan empat desa tertinggal sehingga Kabupaten Bogor Zero Desa Tertinggal.
Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan, hal tersebut disyukuri karena di tengah gejolak pandemi dan menurunnya kinerja indikator makro daerah, Kabupaten Bogor masih dapat menunjukan berbagai pencapaian yang menggembirakan yakni mengentaskan 4 desa tertinggal menjadi desa berkembang dan dinobatkan sebagai Kabupaten Layak Anak Kategori Madya oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.
“Disamping itu, kami juga terus melanjutkan pembangunan daerah di tengah perjuangan mengatasi pandemi Covid-19 melalui program Satu Milyar Satu Desa (Samisade), Desa Pintar, pengentasan pembangunan jembatan rawayan dan penataan kawasan kota,” kata dia saat peringatan HUT Ke-76 RI di Lapangan Tegar Beriman Kabupaten Bogor, Selasa (17/8).
Menurutnya, Pembangunan di Kabupaten Bogor dapat tetap berjalan di tengah keterbatasan ini merupakan hasil dari kerjasama Pemerintah Daerah dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dunia usaha, akademisi, media massa, komunitas dan seluruh elemen masyarakat.
“Sehingga, ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Bogor mampu dan berani bekerja di tengah ancaman Covid-19,” paparnya.
Oleh karenanya, dirinya tak henti mengajak masyarakat untuk berkontribusi, semangat dan tetap optimis untuk bangkit dengan bekerja keras agar segera pulih dan tumbuh demi tercapainya cita-cita Pancakarsa yaitu Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Maju, Bogor Membangun dan Bogor Berkeadaban. “Serta terwujudnya Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman dan Berkeadaban,” pungkasnya.





