BOGORONLINE.com – Setelah vakum lantaran pandemi Covid-19, Gerakan Tanam Pohon (GTP) berencana akan kembali melakukan penanaman pohon di wilayah Kota Bogor, pada Mei 2022 mendatang. Dalam agenda penanaman pohon kali ini ada perubahan waktu yang biasanya hari Minggu menjadi setiap Jumat.
“Kita akan kembali melakukan penanaman pohon sekitar bulan Mei, namun harinya saja yang berbeda, biasanya hari Minggu nanti akan kita lakukan di hari Jumat sekalian Jumat Berkah. Jadi berkah kita menanam pohon, berkah juga kita bersedekah,” ucap Ketua GTP Amalia Dian Puspitasari kepada wartawan, Kamis (28/4/2022) malam.
Lebih lanjut Amel biasa disapa mengatakan, untuk lokasi penanaman pohon tetap akan dilakukan di pemukiman warga. Namun dikarenakan penanaman dilakukan di hari Jumat tidak menutup kemungkinan akan dilakukan di lingkungan sekolah, instansi, lembaga ataupun kantor pemerintahan.
“Untuk lokasinya masih sama, mungkin kalau hari Jumat bisa dilakukan di sekolah-sekolah, dinas-dinas dan juga pemukiman warga,” ujarnya.
Sementara untuk jenis pohon sendiri, pihak GTP tetap akan fokus kepada tanaman dari jenis buah. Sedangkan untuk penanaman pohon dari jenis endemik itu akan menyesuaikan dengan lokasi penanaman nantinya.
Amel juga mengungkapkan berkenaan Jumat Berkah, pihaknya akan memberikan bingkisan berupa sembako dan nasi bungkus dengan melihat dari kondisi lingkungan sekitar. Pihaknya memprioritaskan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Disamping itu, kata Amel, pihaknya akan memberikan reward atau penghargaan kepada masyarakat yang bisa memelihara tanaman yang ditanam bersama GTP dilingkungannya.
“Bagi yang memelihara dan menjaga tanaman yang telah ditanam bersama GTP dengan baik akan diseleksi dan mendapat hadiah dari ketua GTP langsung,” papar Amel.
Sementara itu, inisiator GTP Heri Cahyono menjelaskan, bahwa aktivitas penanaman pohon dari GTP sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 yang merebak di Kota Bogor. Penanaman pohon kembali dilakukan setelah GTP melihat tanda-tanda tahun ini yang menunjukan nol kasus Covid-19.
Ia pun berharap GTP di bawah kepemimpinan Amel sudah bisa menggerakkan kembali penanaman pohon dalam waktu dekat ini. Sebab banyak dari pohon-pohon yang ditanam selama ini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami berharap ketua GTP yang baru ini bisa memulai di bulan Mei untuk menggerakkan kembali, GTP ini sudah berjalan selama 6 tahun dan masyarakat sudah merasakan manfaatnya juga,” katanya.
Heri yang juga anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Golkar ini menambahkan, bahwa GTP juga telah banyak melakukan kolaborasi baik dengan pihak pemerintah, swasta maupun ormas (organisasi kemasyarakatan). Bahkan eksistensi GTP, sambungnya, mendapat perhatian dari para pengamat lingkugan baik nasional maupun internasional.
“Tentunya kalau sampai penanaman pohon ini tidak dimulai lagi, sementara kasus covid mulai menghilang, ini sangat disayangkan sekali. Oleh karenanya kami berharap ini bisa bergerak kembali untuk terus dilakukan penanaman pohon di Kota Bogor,” pungkasnya. (Hrs)





