BOGORONLINE – STIE DEWANTARA gelar bazar kewirausahaan pada minggu (18/6/2022). Puluhan produk hasil kreativitas mahasiswa dipamerkan dan dijual kepada para pengunjung. Selain berbagai produk pilihan, pengunjung dapat membeli minyak goreng subsidi dengan harga Rp 15.000/1 liter.

Dr. Dra. Yasminar Ilyas, M.Si selaku Ketua Yayasan Stie Dewantara menjelaskan dengan adanya bazar ini kami selaku akademik berharap kita bisa menghasilkan mahasiswa-mahasiswa menjadi entrepreneur baru, karna program ini menjadi program unggulan di kampus Stie Dewantara.
Selanjutnya Bapak Zeze Zakaria Hamzah, SE., MM menyampaikan bahwa Bazzar ini terdiri dari mahasiswa angkatan 32 kelas a, b dan c yang mendapatkan pelatihan seputar teori kewirausahaan dan pengaplikasian praktek.
“Hari ini mahasiswa yang melaksanakan kegiatan bazar merupakan angkatan 32, mereka di coaching di mata kuliah kewirausahaan akhirnya mereka terjun bebas di lapangan untuk menyambungkan teori dan peraktek yang bisa diaplikasikan seterusnya hingga nanti para mahasiswa bisa menjadi entrepreneur” ujarnya.
Salah satu dosen yaitu DR. Benny Osta Nababan, S.Pi., M.Si. pun menjelaskan tentang program kompetisi kampus merdeka dimana STIE DEWANTARA menjadi salah satu PTS yang lolos pendanaan melalui Kemenristekdikti.
“Salah satu implementasi program kampus merdeka, program kompetisi kampus merdeka, mendapatkan pendanaan kemenristekdikti supaya menghasilkan lebih banyak lagi entrepeuner muda, ini menjadi program unggulan kita, kita bukan lagi mencari lowongan kerja tapi menciptakan lowongan kerja,” jelas Benny.
“salah satu program unggulan kita apalagi sekarang ditambah dengan adanya program kompetisi kamus Merdeka nah program kompetisi kampus Merdeka ini itu adalah nasional jadi kita bersaing dari 4000 lebih PTS di seluruh Indonesia ya hanya 142 PTS yang menerima program kompetisi. program aplikasi tidak bisa parameternya apa parameter yang tahun 2021 dikasih dana Berhasil enggak ya apa berhasilnya pertama dari bukan hanya siapa yang bersedia Kalau cuman menghasilkan entrepreneur udah tapi menghasilkan omset itu yang susah.” Sambungnya
Berdasarkan penuturan ketua panitian secara teknis persiapan tidak mencapai satu bulan dan acara di lakukan untuk mahasiwa angkatan 32 dengan jumlah peserta 90 orang.

“semua panitia selalu berkoordinasi dan saling support bazzar ini di ciptakan untuk kita dan menghasilkan terbaik untuk kita, persiapan bazar kurang dari satu bulan dengan jumlah peserta 90 orang dan 30 stand produk yang berbeda dengan mengusung tema menumbuhkan jiwa wirausaha mandiri, kreatif dan inovatif” Kata Muslim selaku ketua panitia. (na)





