BogorOnline.com-KLAPANUNGGAL
PT. Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), berikan apresiasi kepada pebulu tangkis asal Desa Bantarjati, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor Siti Fadia Silva Ramadanthi di Gedung Training Center PPLI pada Rabu (5/11/22).
General Manager (GM) PPLI Kabupaten Bogor Tinus Garnida mengatakan, apresiasi yang diberikan kepada Siti Fadia adalah ungkapan perusahaan yang meresa sudah manjadi bagian dari Desa Bantarjati. Ditambah pada saat ini ada warganya mendapatkan prestasi juara. Sejak 2021 berulangkali menorehkan prestasi luar biasa dalam olahraga bulu tangkis. Sebut saja mulai dari Olimpiade 2021, SEA Games 2022, Singapore Open 2022, dan Malaysia Open 2022.
“Apa yang diberikan PPLI ini memang tidak seberapa besar, berupa medali emas hasil olahan dari limbah elektronik yang
diproduksi langsung dari Jepang dan
uang pembinaan dan pengembangan prestasi untuk Siti Fadia sebesar Rp 25 juta,” ujarnya saat ditemui bogorOnline.com di lokasi.
Lanjut Manager Humas PPLI, Arum Tri Pusposari menerangkan, berbicara soal bahan pembuatan medali emas, bahwa medali tersebut diolah dari kandungan emas yang terdapat pada limbah elektronik.
“Proses pembuatannya pun dilakukan di Jepang (kantor pusat holding company PPLI, DOWA ECO System Co Ltd) dengan kadar 24 karat seberat 45 gram,” tambahnya.
Menambahkan apa yang disampaikan Arum, Manager CSR PPLI, Ahmad Farid menilai desa Bantar Jati diakui banyak memiliki anak-anak muda berbakat dan potensial di bidang olahraga.
“Selain Fadia, Bantarjati juga memiliki atlet atletik yang sudah mencapai level kabupaten, provinsi hingga nasional,” tambahnya.
Sambung Siti Fadia Silva Ramadanthi menjelaskan, dengan pemberian ini kepada dirinya se orang anak desa, tentunya amat senang sekali dan tidak menyangka bisa mendapatkan perhatian yang sebesar ini pada sebelumnya.
“Mudah-mudahan pemberian ini bisa membuat semangat anak desa yang lain, terutama yang ada di Bumi Tegar Beriman. Untuk terus berprestasi dibidangnya masing-masing,” singkatnya.(rul)






