BOGORONLINE.com – Perusahaan Orang Tua (OT) Group mengajak masyarakat memanfaatkan limbah salah satu produknya, Teh Gelas untuk disulap menjadi gapura di sembilan kota di Indonesia. Salah satunya di Bogor.
Ada 50 peserta yang tersebar di sejumlah wilayah Bogor yang mengikuti lomba hias gapura “Teh Gelas untuk Indonesia”. Pengumuman lomba dilaksanakan pada Minggu (4/12/2022) di pusat perbelanjaan Boxies 123 Mall Bogor.
Head of Coporate and Marketing Communication OT Group, Harianus Zebua mengatakan, Bogor merupakan kota ke 5 dari 9 kota yang diselenggarakan lomba hias gapura “Teh Gelas untuk Indonesia” di tahun 2022 ini.
“Bogor ini kota kelima. Ada empat kota lagi, yakni Pekanbaru, Malang, Semarang dan Bandung. Yang sudah, Jakarta, Surabaya, Jogyakarta, Bali dan Bogor,” kata Harianus seusai mengumumkan pemenang lomba.
Lomba ini, terang Harianus, diselenggarakan dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI. Lomba ini telah dilaksanakan dua putaran di 10 kota di Indonesia sebelum masa pandemi Covid-19.
“Jadi sekarang kita mulai dibikin lagi setelah kepotong pandemi. Kita ingin agar konsumen mengingat Teh Gelas. Tapi sebenarnya lebih dari itu kita mau menyampaikan semangat gotong royong dan cinta lingkungan,” katanya.
Pihaknya memang menargetkan 50 peserta untuk setiap kota. Para peserta diberikan waktu kurang lebih satu bulan untuk mereka menghias gapura dengan menggunakan limbah Teh Gelas.
“Untuk kriteria pemenang yang pasti dari kerapian dan keindahan sama memaksimalkan penggunaan kemasan sebanyak-banyaknya diaplikasikan ke gapura. Kita salut juga warga Bogor pada semangat mengikuti lomba ini,” imbuhnya.
Dalam lomba tersebut, lima gapura “Teh Gelas untuk Indonesia” terpilih sebagai pemenang dengan total hadiah uang tunai senilai Rp21 juta. Gapura di Sinasari, Dramaga keluar sebagai juara 1.
Sementara juara 2 diraih gapura di Mekarjaya, Ciomas dan gapura di Cibalagung, Kota Bogor meraih juara 3. Sedangkan perairan juara harapan 1 gapura di Ciherang dan harapan 2 gapura di Ciomas.
M. Uken, ketua tim gapura terpilih juara 1 mengatakan, gapura Teh Gelas yang dibuatnya mengangkat dua tema, perpaduan perahu layar dan candi dengan pengerjaan sekitar satu bulan termasuk pembuatan desain.
Pengerjaan gapura sendiri melibatkan tim yang berjumlah lima orang dengan menggunakan sebanyak 1.650 Teh Gelas. Namun, sambung Uken, terkadang saat pengerjaan dibantu juga oleh warga lain.
“Gapura ini menggunakan 1.650 cup. Kita memang tidak beli baru, kita memanfaatkan (Teh Gelas) yang tidak terpakai, yang ditampung warung. Tapi tetap kita beli,” kata Uken yang juga ketua RT07 RW03. (Hrs)





