Pembangunan SOR GPM Menuai Masalah, Plt Bupati Diminta Turun

Daerah, Headline1.8K views

BOGORONLINE.com, BEKASI KABUPATEN –  Pembangunan Sarana Olahraga (SOR) Perumahan Griya Pratama Mas (GPM) Kampung Sadang, Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, menuai masalah. Selain tidak transparan, juga lokasi bangunan yang rawan banjir.

Informasi dari warga GPM. kehadiran proyek perbaikan lapangan di Rt 005/07, diajukan oleh kelompok yang menamakan diri, Peduli Lingkungan. Walau belum mengantongi legalitas, namun mereka tetap beraktifitas lantaran mendapat dukungan dari pengurus RW 07.

Karena tertutup dalam pelaksanaan, sebagian warga GPM mempertanyakan proyek itu. Warga juga mempertanyakan dana yang digunakan. Hal tersebut karena tidak ada plang pengumuman sebagai bentuk transparansi, saat melakukan kegiatan.

“Kita tidak berharap diberi uang, tapi apa salahnya kalau dipasang plang pengumuman pekerjaan supaya warga tidak berpikiran miring,” kata salah satu warga yang tidak bersedia dicantumkan namanya.

Selain penggunaan anggaran, lokasi SOR juga tidak layak, karena tenggelam saat hujan. Kalau pun dipaksakan, sebelum melakukan pekerjaan, harus diurug setinggi pinggang orang dewasa. “Itu baru aman,” singkatnya.

Dengan munculnya proyek pembangunan SOR, yang diperoleh melalui proposal, menandakan bagian perencanaan pada dinas terkait di lingkungan Pemkab Bekasi, tidak maksimal bekerja.

Ketua RW 07 Sukarna membenarkan apa yang dikeluhkan warga. Ia mengakui, pekerjaan proyek pembangunan SOR Rt 05 yang bersumber dari pokok pikiran (Pokir) dewan, semuanya tertutup. Ia mengaku, tidak pernah diberitahu oleh pemda maupun penyedia jasa akan nilai anggaran sebenarnya.

Namun dirinya berandai, kalau anggarannya Rp 200 juta, hasil pekerjaannya paling banyak Rp 70 juta, maka wajar kalau warga teriak.

“Sebagai pengurus RW, hanya memantau dan mengawasi pekerjaan. Saya pernah menghentikan pekerjaan karena penggunaan material tidak sesuai,” kata Sukarna, Senin (16/1) melalui telephonnya.

Ditambahkan, lokasi pembangunan yang rentan banjir, sudah disampaikan kepada tim dari pemda saat melakukan peninjauan lokasi. Namun pihak pemda tidak mengindahkan.

“Saya sudah sampaikan, kalau lokasi pembangunan SOR rawan banjir tapi tetap dilaksanakan. Hanya bisa menyampaikan yang sebenarnya,”

Akan kondisi pembangunan SOR yang menuai masalah di tengah warga GPM, Plt Bupati Bekasi Dani Ramdan diminta turun melihat langsung hasil pekerjaan. Karena jika dibiarkan, sama saja Pemkab Bekasi menghamburkan dana dan melakukan pembiaran.

“Sebaiknya bapak plt Bupati melalui dinas terkait melihat langsung hasil pekerjaannya,” timpal warga yang juga enggan disebutkan namanya. (*)

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *