Diminta Transparan Saat Pemeriksaan Proyek Betonisasi di Kelurahan Pabuaran Cibinong, Ini Kata Inspektorat

Cibinong, BogorOnline.com – Menanggapi adanya permintaan anggota komisi III DPRD Kabupaten Bogor, yakni Permadi Dalung terkait agar inspektorat setempat dapat tranparan saat melakukan pemeriksaan terhadap proyek betonisasi di Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, yang disinyalir sarat penyimpangan.

Sekretaris Inspektorat Kabupaten Bogor, Makmur Rozak menegaskan, jajarannya akan transparan saat nanti melakukan pemeriksaan terhadap pengerjaan betonisasi di wilayah RW 011 dan 013 Kelurahan Pabuaran, Cibinong tersebut.

Menurut Makmur, jika memang ada temuan hasil dari pemeriksaan dalam proyek yang dikerjakan oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Pabuaran, sudah sepatutnya jajarannya bakal memberikan sangksi sesuai kerugian yang negara alami.

“Pasti kita akan transparan jika sudah melakukan pemeriksaan, terkait pembangunan jalan lingkungan di wilayah yang dimaksud,” ucap Makmur kepada wartawan, Kamis (4/5/23).

Ia menerangkan, untuk mekanisme pemeriksaan oleh inspektorat Kabupaten Bogor khususnya, tentunya rekan-rekan auditor dari instansi tempatnya bertugas itu mempunyai pedoman dan aturan yang berlaku.

“Tentu kita punya mekanisme terkait pemeriksaan setiap proyek yang telah dikerjakan yang menggunakan dana APBD. Karena pastinya, teman-teman auditor di inspektorat saat sebelum melakukan pemeriksaan pastinya dilatih terlebih dulu,” paparnya.

“Yang jelas, karena proyeknya dikerjakan pada tahun 2023, berarti pemeriksaan yang akan dilakukan oleh inspektorat kabupaten Bogor sendiri akan dilakukan ditahun yang akan datang atau tahun 2024 nanti. Dan itu memang aturan pemeriksaannya begitu,” tambahnya sembari menutup pembicaraan.

Sebelumnya, Anggota komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Permadi Dalung meminta kepada pihak kelurahan dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Pabuaran, Kecamatan Cibinong, dapat memberikan transparansi dalam pengerjaan proyek pengecoran jalan kampung/kelurahan di wilayahnya.

Permadi Dalung menyebut, setiap pekerjaan yang menggunakan dana APBD harus dikerjakan sesuai dengan spek (spesifikasi, red) yang ada. Karena ada saatnya, bakal terdapat tim yang akan memeriksa terkait proyek yang dikerjakan tersebut.

“Harus dikerjakan dengan spek yang ada, karena akan ada yang memeriksa yaitu inspektorat Kabupaten Bogor,” ujar pria yang biasa disebut kang Dalung kepada wartawan, (4/3/23).

Dalung mengingatkan, untuk Inspektorat Kabupaten Bogor sebagai tim pemeriksa internal dari pemkab Bogor, sudah sepatutnya menjalankan fungsi dan tupoksinya sesuai aturan yang berlaku, dengan melakukan pemeriksaan terhadap proyek pembangunan jalan yang dikerjakan terindikasi penyimpangan.

“Inspektorat juga jangan hanya memeriksa saja, harus benar-benar periksanya dan dicek benar-benar. Kalau memang tidak sesuai, tegakkan aturan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Dimana, proyek pengerjaan jalan berupa betonisasi yang berada di wilayah RW 011 dan 13 Kelurahan Pabuaran, Cibinong, Kabupaten Bogor, diduga tak sesuai aturan yang ditentukan.

Pasalnya, hasil pantauan dan investigas wartawan media ini, dimana jika pengecoran jalan dilokasi tersebut tidak terdapatnya papan plang sebagai informasi untuk masyarakat setempat sebagai pemberitahuan berapa biaya yang digelontorkan oleh pemkab Bogor menggunakan uang rakyat hasil dari pajak tersebut.

Hal itu juga diperparah, dengan ketebalan pengecoran diwilayah RW 013 Kelurahan Pabuaran, Cibinong. Dimana, betonisasi yang dilakukan disalah satu lokasi hanya berketebalan kurang lebih tujuh (7) sampai delapan (8) centimeter dengan lebar diperkirakan dua (2) meter.

Sementara, hasil informasi yang diperoleh media ini, bahwasanya setiap pengerjaan betonisasi jalan kampung untuk di Kabupaten Bogor, biasanya berketebalan 10 centimeter lebih dengan lebar 2 meter persegi.

Akan tetapi, diproyek tersebut hasil dari pengecekan dilokasi hanya memiliki ketebalan tak lebih dari 10 centimeter.

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *