“Juggernaut”

Juggernaut, dalam bahasa Inggris, adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan sebuah kendaraan ataupun kekuatan yang tidak dapat dikalahkan, tak dapat dibendung, yang akan menghancurkan apa pun yang dilaluinya. Wikipedia
Ketika politik “aji mumpung” dijadikan alat dan cara untuk mempertahankan kekuasaan. segala daya dan upaya akan dikerahkan untuknya, ia akan mengabaikan dimensi terdalam (spiritualitas) dan terluas (rasionalitas) yang berada dalam diri manusia dan kemudian membiarkan bebas dimensi terliar manusia yaitu, naluri. Ketika naluri bertahta, maka rasionalitas dan spiritualitas hanya dijadikan alat untuk melegitmasi kepentingannya yang serakah, licik dan culas. Kaum Intelektual dan kaum agamawan hanya dijadikan penghias dan pewangi untuk menutupi bau busuknya.
Secara sosial-politik, “aji mumpung” akan mengabaikan dan membusukan orang – orang yang memiliki potensi besar yang seharusnya menjadi hak mereka untuk menakhodai keadaan. Ketika kekuasaan digerakan oleh mereka yang “aji mumpung” maka dapat dipastikan kekuasaan itu akan digerakan oleh keserakahan, kelicikan dan keculasan yang akan mengabaikan, menolak, dan bahka meniadakan yang lain yang tidak sejalan dengannya. Inilah “juggernout” sebuah truk besar atau toronton yang kini akan diambil alih kembali dan akan dikendalikan oleh mereka yang serakah. Mereka akan mengendalikan kekuasaan ini dengan naluri liar dan kita harus siap berada didalamnya dibawa oleh toronton yang remnya sudah blong.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *