bogorOnline.com-GUNUNG PUTRI
Terkait demo Jalan Rusak Cikeas Udik Kisruh Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kepala Desa (Kades)
jangan kabur dan Unjuk rasa (Unras) jangan rusuh.
Hal itu seperti penjelasan Camat Gunung Putri Kurnia Indra mengatakan, pihak beberapa kali menghimbaw kepada Kades diwilayahnya. Bila ada persoalan harus berani menjawab dan memberikan solusi terkait masalah yang sedang terjadi. Sedangkan masih ia menjelaskan, untuk aspirasi dari warga Cikeas Udik hari ini jangan sampai anarkis.
“Apalagi jalan rusak itu sudah diupayakan dan masuk anggaran bulan Juni atau Juli mulai dibangun,” tegas Eeng sapaan akrabnya saat dihubung bogorOnline.com Selasa (20/02/24).

Sebelumya, puluhan masyarakat Demo jalan rusak membuat Se orang pengedara mobil dikepung warga, Kapala Desa (Kades) Cikeas Udik Miftahul Falah mendadak kabur tak ada dikantor.
Hal itu seperti penelusan media saat menuju kantor Desa Cikeas Udik Jalan
Swadaya No.57, Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Hendak meminta konfirmasi terkait aksi Unjuk rasa (Unras) warganya yang diwarnai keributan, Kades entah kamana perginya. Dimana tidak ada sama sekali jawaban dari Pegawai desa.
Ditambah saat bogorOnline.com mencoba maminta ketarang demo tersebut, melalaui sambungan telepon pribadinya yang tidak disertai aplikasi WhatsApp Messenger atau WhatsApp
bebarapa kali. Kepala Desa tidak ada jawaban mengenai kejadi demo oleh warganya.(rul)





