Kepsek SD Lulut Jaamin: Dugaan Cabul Oknum Gurunya, Kita Musyawarahkan Dulu Hemmmmmm

BogorOnline.com – KLAPANUNGGAL

Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 01 Lulut Jaamin mengatakan, pihaknya memang sudah mengetahui terkait dugaan pencabulan yang diduga dilakukan oleh salah se orang oknum guru di sekolahnya yang sudah masuk laporan ke Polres Bogor.

“Kami musyawarahkan dulu, walaupun saya tahu ada dugaan cabul tersebut,
musyawarahkan ya bang,” singkatnya saat dihubungi bogorOnline.com melalui WhatsApp Messenger (WA) pribadinya
Kamis (1/2/04).

Sebelumnya, ditanya terkait oknum guru SDN Lulut diduga melakakukan perbuatan cabul kepada siswinya sendiri. Pihak terduga enggan berkomentar banyak dikarenakan sudah menyebar.

Hal itu seperti penelusuran bogorOnline.com saat menghubungi melalui WhatsApp Messenger (WA) pribadinya yang mengaku sebagai istri dari terduga inisial (I).

“Ia udah telat ah udah nyebar, iya istrinya,” ujarnya saat dihubungi melalui WA Kamis (1/2/04).

Ibu korban Inisial (L) mengatakan, sambil menangis si anak menceritakan kepada dirinya, penuh rasa takut dan malu. Sehingga sempat menghindari pertanyaan, dengan berlari. Namun dirinya tetap berupaya menggali data secara perlahan sambil terus menenangkan si anak yang tampak takut. Sehingga si anak bisa menceritakan bahwa ada se orang oknum guru pélajaran menggambar yang memegang kelamin si anak beberapa kali dan mencium anak sejak kelas 3 SD.

“Oknum itu beberapa kali memegang kelamin anaknya dari bagian bawah, depan ke belakang, dan bagian belakang sampai mencium pipi korban,” tuturnya saat ditemui bogorOnline.com di depan ruangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bogor saat hendak membuat laporan Rabu (31/01/04).

Lanjut Ibu korban menambahkan, saat ini si anak sangat merasa sedih dan takut, akibat perlakuan dari oknum guru cabul itu. Sehingga masih ia menjelaskan, fokus belajar menjadi terganggu. la juga khawatir dan takut jika peristiwa ini semakin panjang dan terus berlangsung. Apalagi masih ia menjelaskan, saat ini ada perubahan perilaku pada anak, yaitu tampak jadi menjauh dan mudah takut dengan laki-laki dewasa bahkan yang masih anggota keluarga sendiri.

“Maka dengan ini saya sebagai orang tua korban meminta kepada Polres Bogor untuk menegakkan hukum se adil-adilnya. Karena bagai mana jika kejadian ini dialami oleh anak meraka sendiri,” kesalnya. (rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *