Langgar Perda, Baliho Bakal Cawalkot Bogor Dicopot

BOGORONLINE.com – Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor, Polresta Bogor Kota, dan Kodim 0606/Kota Bogor melakukan penertiban baliho dan spanduk yang melanggar aturan yang berlaku di Kota Bogor.

Penertiban itu dimulai dari kawasan Balaikota Bogor dan difokuskan pada jalan-jalan protokol di Kota Bogor.

Dalam kegiatan itu, sejumlah baliho dan spanduk yang bergambarkan bakal calon wali kota (Cawalkot) Bogor diturunkan petugas, termasuk yang terpasang di angkutan umum.

“Kami fokus dulu ke jalan protokol, setelah itu akan dievaluasi untuk penertiban di titik-titik lainnya,” ujar Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustian Syach kepada wartawan, Selasa (28/5/2024).

Dikatakan Agus, penertiban baliho dan spanduk ini merupakan tindak lanjut atau respon dari banyaknya keluhan masyarakat mengenai pemasangan atribut reklame yang tidak pada tempatnya dan juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

“Kami menerima banyak laporan dari warga terkait spanduk dan baliho yang dipasang sembarangan. Selain mengganggu estetika kota, beberapa di antaranya juga berpotensi membahayakan keselamatan warga karena dipasang menggunakan bambu yang sudah rapuh,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa langkah ini juga bertujuan untuk menjaga keselamatan warga. “Jika spanduk atau baliho yang dipasang dengan bambu yang goyah runtuh, pasti akan menimpa pengendara. Kami tidak ingin ada korban akibat kelalaian ini,” ucapnya.

Selain spanduk dan baliho, lanjut Agus, petugas gabungan juga menertibkan stiker yang dipasang di angkutan kota (angkot) yang melanggar peraturan Kementerian Perhubungan, yaitu larangan pemasangan stiker yang menutupi lebih dari 30 persen kaca jendela angkot.

“Penertiban ini mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum dan Kenyamanan Masyarakat, yang melarang pemasangan atribut di pohon dan tempat-tempat lain yang tidak sesuai,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Pemkot Bogor telah mengirim surat peringatan kepada pihak-pihak yang melanggar agar tidak mengulangi memasang baliho, spanduk dan reklame di tempat yang tidak semestinya.

“Kami sudah menyurati pihak-pihak yang melanggar. Jika masih ditemukan pelanggaran, kami akan mengambil tindakan tegas sesuai perda, mulai dari denda hingga pembongkaran paksa,” tegasnya.

Sampah baliho dan spanduk dan reklame lain yang ditertibkan selanjutnya akan dibawa ke Mako Satpol PP Kota Bogor

“Proses ini masih berjalan dan hasilnya akan kami laporkan. Sampah dari penertiban ini akan dibawa ke kantor Satpol PP Kota Bogor,” pungkasnya.

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *