Perwakilan Suku, Agama, dan Tokoh Politik Hadiri Rapat Paripurna HJB 542, Rudy Susmanto: Babarengan, Akur, dan Makmur!

Bogor Raya137 views

 

BOGORONLINE.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, mengaku bersyukur rapat paripurna istimewa Hari Jadi Bogor (HJB) ke-542 pada Senin, 3 Juni 2024, dihadiri oleh para tokoh penting Bumi Tegar Beriman, termasuk figur-figur yang diprediksi akan berkontestasi pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor periode 2024-2029.

Menurut Rudy, kehadiran para tokoh dengan potensi besar dalam memengaruhi Pilkada tahun ini menunjukkan kedewasaan politik kelompok elit kepada masyarakat. Rudy berharap situasi ini akan meningkatkan kualitas demokrasi di Kabupaten Bogor.

“Pertama, saya Rudy Susmanto selaku Ketua DPRD Kabupaten Bogor mengucapkan terima kasih kepada para tokoh yang berkenan hadir memenuhi undangan,” ujar Rudy Susmanto, Rabu, 5 Juni 2024.

Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto ajak Masyarakat Amalkan Nilai-nilai Luhur Pancasila dalam Berkehidupan

Rudy menyebut Kabupaten Bogor, dengan penduduk sekitar 5,6 juta jiwa, tidak bisa dibangun dengan sikap saling menjatuhkan. Oleh karena itu, momen Hari Jadi Bogor yang mengangkat tema “Babarengan, Akur, dan Makmur” harus menjadi momentum untuk menyatukan semua kekuatan dalam membangun Kabupaten Bogor dan mensejahterakan kehidupan masyarakat.

“Saya percaya, kita semua cinta Bogor dan itu adalah kekuatan besar untuk mempersatukan kita menghadapi tantangan pembangunan hari ini dan masa depan,” kata Rudy.

Rudy juga mengingatkan pentingnya pedoman “silih asah, silih asih, silih asuh, dan silih titipkeun diri” yang menjadi pegangan hidup masyarakat Sunda, agar benar-benar termanifestasi dalam kehidupan politik dan pemerintahan. Sikap yang diwariskan oleh Ki Sunda ini sangat relevan dengan kondisi dan situasi hari ini.

“Pesan ini juga kita kumandangkan lagi di peringatan Hari Jadi Bogor ke-542,” imbuhnya.

Rudy menegaskan bahwa mencintai Bogor tidak harus diukur dari status pribumi atau bukan, maupun agama yang dianut. Menurutnya, cinta kepada Bogor dapat diberikan oleh suku apapun dan umat beragama apapun.

HJB ke-542 yang dihadiri oleh perwakilan berbagai suku dan pemuka lintas agama memberi pesan bahwa semua mencintai Bogor.

“Karena itu saya mengajak, mari kita membangun Bogor, babarengan, akur, dan makmur,” tandas Rudy.

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *