BOGORONLINE.com – Pameran pernikahan berskala nasional, BCA Presents Bridestory Market 2026, resmi digelar pada 12–15 Februari 2026 di Hall 3–3A ICE BSD City, Tangerang Selatan. Mengusung tema Petal Dreamscape, ajang ini menghadirkan konsep one-stop wedding shopping experience yang mempertemukan calon pengantin dengan ratusan vendor pernikahan dalam satu lokasi.
Pameran ini terbuka untuk umum tanpa tiket masuk dan menghadirkan lebih dari 420 booth vendor dari 20 kategori, mulai dari venue, wedding organizer, dekorasi, busana pengantin, fotografi dan videografi, perhiasan, hingga kebutuhan pernikahan lainnya. Kehadiran ratusan vendor tersebut diharapkan memudahkan calon pengantin dalam merancang pernikahan secara praktis, sekaligus mendorong pertumbuhan industri kreatif pernikahan di Indonesia.
CEO Bridestory, Ayunda Wardhani, mengatakan Bridestory Market tidak sekadar menjadi ajang pameran, melainkan juga wadah strategis bagi pelaku industri pernikahan untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan pasar.
“Bridestory Market tidak hanya menjadi tempat bagi calon pengantin untuk merencanakan pernikahan, mencari inspirasi, dan memenuhi semua kebutuhan mereka, tetapi juga platform penting bagi pelaku industri kreatif di bidang pernikahan untuk terus bertumbuh dan beradaptasi,” ujar Ayunda.
Ia menambahkan, tema Petal Dreamscape dihadirkan sebagai eksplorasi estetika romantis dan organik yang dreamy, dengan sentuhan imajinatif dan emosional. “Melalui tema ini, kami ingin mendorong vendor untuk terus berinovasi dan menunjukkan bahwa industri pernikahan Indonesia memiliki kekuatan kreativitas yang besar dan berdaya saing,” katanya.
Selain menghadirkan pameran, Bridestory juga memperkenalkan inovasi terbaru melalui SayYes RSVP by Bridestory, sebuah layanan manajemen tamu pernikahan berbasis digital yang meliputi undangan digital, wedding website, jasa admin RSVP, hingga QR check-in. Calon pengantin dapat berkonsultasi langsung di booth SayYes RSVP untuk mendapatkan informasi produk serta promo eksklusif selama acara.
Daya tarik lain datang dari berbagai program promo dan diskon, khususnya bagi nasabah BCA. Pengunjung dapat menikmati cashback hingga Rp1,5 juta, cicilan 0 persen hingga 12 bulan, serta berbagai hadiah langsung. Nasabah BCA Solitaire dan Prioritas juga mendapatkan fasilitas Fast Pass Entrance serta potongan harga khusus untuk layanan wedding planning dan undangan digital.
Tak hanya menghadirkan vendor kenamaan dari Jabodetabek, Bridestory Market 2026 juga diikuti pelaku industri pernikahan dari berbagai daerah, seperti Bali, Bandung, Surabaya, hingga mancanegara, termasuk Jepang. Hal ini membuka peluang bagi calon pengantin yang merencanakan pernikahan destinasi.
Salah satu vendor, Yu Cien dari Lotus Design, menyebut Bridestory Market sebagai platform yang efektif untuk mempertemukan vendor dengan calon klien. “Bridestory Market adalah sarana yang sangat relevan untuk menjangkau calon pengantin yang tepat sasaran. Kami berharap bisa menunjukkan kualitas dan kreativitas kami secara langsung,” ujarnya.
Selain pameran vendor, pengunjung juga disuguhkan instalasi tematik, photo spot, serta area Market & Museum yang menghadirkan lebih dari 50 booth F&B. Area ini menjadi tempat bersantai bagi calon pengantin dan keluarga sambil menikmati beragam kuliner.
Bridestory Market 2026 berlangsung hingga 15 Februari 2026. Pengunjung dapat memperoleh event pass gratis dengan mengunduh dan mendaftar melalui aplikasi Bridestory di Apple Store dan Google Play. Informasi lebih lanjut tersedia di bridestory.com/site/market dan akun Instagram @thebridestory.





