Doni Hutabarat: Jangan Anggap Partai Cuma Bicara Politik, PDIP Kini Rangkul Anak Muda Lewat Futsal

Daerah18 views

BOGOR, Bogoronline.com – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dikobarkan melalui Turnamen Futsal Banteng DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor bertema “Kobarkan Semangat Kemerdekaan”.

Turnamen tersebut digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu, 29-30 Agustus 2026, di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Jalan Tegar Beriman No. 45, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Sebanyak 32 tim futsal dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor ambil bagian dalam turnamen tersebut. Para peserta memperebutkan total hadiah sebesar Rp10 juta.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor sekaligus anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Doni Maradona Hutabarat, mengatakan turnamen futsal tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurut Doni, kegiatan olahraga dipilih karena futsal memiliki banyak peminat dari kalangan anak muda. Melalui turnamen tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan hobi sekaligus mengembangkan kreativitas.

“Ini adalah rangkaian kegiatan memeriahkan Hari Kemerdekaan RI yang ke-81. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor sendiri memiliki kegiatan yang kita selenggarakan adalah kegiatan futsal, yang mana peminatnya dan yang hobinya itu kebanyakan anak muda,” ujar Doni.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut juga menjadi upaya untuk menunjukkan bahwa partai politik tidak hanya hadir ketika momentum politik seperti pemilu berlangsung.

Doni menyebut, anak muda diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, ide, maupun kreativitasnya melalui kegiatan yang bersifat positif.

“Kita mau coba menampung hobi mereka. Kita mau membuka ruang juga ke anak-anak muda supaya partai itu juga hadir buat anak-anak muda. Partai ini bisa jadi tempat anak-anak muda menyampaikan aspirasi, menyampaikan ide kreatif mereka yang mungkin bisa mengembangkan kreativitas mereka,” katanya.

Doni menjelaskan, peserta turnamen dibuka untuk umum dengan ketentuan berasal dari Kabupaten Bogor dan berada pada rentang usia 17-25 tahun.

Pembatasan usia tersebut, kata dia, disesuaikan dengan karakter olahraga futsal yang membutuhkan ritme permainan, stamina, dan kondisi fisik yang prima.

Lebih jauh, Doni mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghapus anggapan bahwa partai politik hanya berbicara mengenai politik.

“Selama ini mereka cenderung berpikiran bahwa partai ini sudah, bicaranya tentang politik saja. Kami PDI Perjuangan tidak mau ada stigma seperti itu. Kita coba bahwa partai tidak semata-mata hanya membicarakan soal politik, tapi kita ini terbuka juga buat anak-anak muda,” ungkapnya.

Menurut Doni, pendekatan kepada generasi muda tidak harus dilakukan dengan cara memaksa mereka untuk terlibat dalam politik. Sebaliknya, anak muda perlu diberikan ruang agar dapat mengenal dan memahami kehidupan berbangsa secara perlahan.

Ia menilai, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan positif menjadi penting di tengah kondisi sosial saat ini.

“Anak-anak muda jangan dipaksa. Nanti anak mudanya akan berpikir sendiri. Hari ini rakyat juga bosan berbicara soal politik karena situasi dan kondisi politiknya sedang tidak bagus. Tetapi bagaimanapun rakyat itu harus disentuh, dilibatkan dari kegiatan-kegiatan yang memasyarakat,” tutur Doni.

Selain turnamen futsal, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor juga menyelenggarakan kegiatan lain yang menyasar minat generasi muda. Salah satunya turnamen Mobile Legends yang digelar di Kecamatan Tajurhalang.

Sementara itu, Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Budi Sembiring, mengapresiasi langkah DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor yang menggelar turnamen futsal tersebut.

Budi menilai kegiatan olahraga merupakan salah satu cara positif untuk menampung hobi sekaligus menyalurkan bakat generasi muda melalui kompetisi yang sehat.

“Alhamdulillah, saya mengapresiasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor atas inisiatif untuk menyelenggarakan turnamen ini dalam rangka menampung aspirasi dan hobi anak-anak muda yang menjadi peserta. Ini suatu kegiatan yang positif, ajang kompetisi olahraga di tengah-tengah situasi keadaan sekarang,” kata Budi.

Ia berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Tidak hanya pemain, Budi juga mengingatkan para suporter agar turut menjaga suasana pertandingan tetap kondusif dan tidak terlibat keributan.

“Saya juga berharap agar seluruh peserta menjaga sportivitas pertandingan. Begitu juga para suporter jangan saling ribut. Biarlah kompetisi ini nantinya membuat nama PDI Perjuangan semakin harum,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Turnamen Futsal Banteng, Anggit, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap turnamen tidak hanya menghasilkan kompetisi olahraga, tetapi juga memperkuat tali persaudaraan antargenerasi muda dan masyarakat Kabupaten Bogor.

“Semoga dari turnamen ini kita bisa menjaga sportivitas dan yang paling terpenting adalah tali persaudaraan di antara masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya untuk generasi-generasi muda,” ujar Anggit.

Menurut Anggit, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk konkret kehadiran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor di tengah masyarakat melalui kegiatan kepemudaan, olahraga, sosial, dan kegiatan positif lainnya.

“PDIP Perjuangan itu bisa hadir di tengah-tengah masyarakat tidak hanya pada saat kegiatan atau momentum politik saja seperti pemilu, tetapi kegiatan-kegiatan sosial, kepemudaan, olahraga dan kegiatan-kegiatan positif lainnya yang bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.

Anggit pun mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kebersamaan sebagai nilai utama dalam turnamen tersebut.

“Juara bukan yang utama, tapi kebersamaan yang utama. Saya ingin menganalogikan pertandingan ini seperti sopir angkot, yaitu bertanding, bersaing di lapangan, tetapi tetap bersatu dan berkumpul di pangkalan,” ucapnya.

Turnamen Futsal Banteng DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan hobi olahraga sekaligus mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.

Melalui semangat “Kobarkan Semangat Kemerdekaan”, kompetisi tersebut tidak hanya mengejar kemenangan di lapangan, tetapi juga membawa pesan tentang sportivitas, kebersamaan, kreativitas, dan keterlibatan generasi muda dalam kegiatan positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *