BogorOnline.com, CIBINONG- Pemerintah Kabupaten Bogor belum mendapat kabar bakal dilanjutkannya proyek dua waduk di Kecamatan Megamendung di Desa Cipayung dan Desa Sukamahi pada 2017 mendatang.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah menjelaskan, jika tidak perubahan, anggaran pembebasan berasal dari DKI Jakarta, sementata konstruksi dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).
“Tapi Kemen PU menunggu dulu pembebasan lahan. Nah, pembebasan laham menunggu perizijinan tapi sekarang yangbmasih jadi kendala Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Amdalnya sendiri ada di Dinas Tata Ruang dan sekarang dalam tahap finalisasi,” kata Syarifah kepada BogorOnline.com, Jumat (23/9).
Berita Terbaru: Pemerintah Pusat Siapkan Rp 9,88 Triliun Untuk Bangun Waduk
Namun, Syarifah belum menerima informasi lagi apakah pembebasan lahan diambil alih oleh Kemen PU atau DKI.
“Karena anggaran perubahan di DKI maupun APBD 2017. Dulu biaya konstruksi Rp 1,9 triliun dan pembebasan lahan Rp 1,2 triliun,” katanya.
Lima desa di Kecamatan Megamendung akan terkena pembebasan lahan untuk pembangunan dua waduk yang katanya untuk mengantisipasi banjir Jakarta itu. Yakni, Desa Gadog, Cipayung, Sukakarya, Kopo dan Sukamahi dengan.
“Waduk atau Bendung Cipayung rencananya, lahan yang dibebaskan 107,3 hektare dengan rencana genangan 79 hektare. Kalau yang Sukamahi 24,2 hektare yang akan dibebaskan dan rencana genangannya 13 hektare,” tukas Syarifah. (Cex)





