Ciseeng – Kemacetan yang terjadi setiap hari di Simpang Ciseeng, pada saat jam-jam sibuk mulai 2017 mendatang bakal terurai, pasalnya Pemerintah Kabupaten Bogor merencanakan memperlebar Simpang Ciseeng.
“Informasi yang kita dapatkan dari kecamatan, usulan warga untuk memperlebar Simpang Ciseeng sudah masuk program Dinas Bina Marga dan Pengairan pada APBD tahun 2017 mendatang,” kata Kepala Ciseeng Atin Supriatin, Selasa (25/10).
Atin mengatakan, untuk suksesnya program pelebaran Simpang Ciseeng, pemerintah desa akanb menggelar sosialisasi kepada para pemilik lahan yang terkena pembebasan.
“Lahan yang terkena pelebaran Simpang Ciseeng jumlahnya kurang lebuh sebanyak 40 bidang dan rencana pelebaran 200 meter, dalam muswarah warga yang bertanya tentang berapa nilai ganti untung. Namun anggarannya pun saya tidak tahu berapa nominalnya karena dari pihak pemkab belum memberi,”ungkapnya.
Kasubag Program dan Pelaporan Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Rameni mengatakan, sosialisasi ini sebagai tahapan dari proyek pelebaran Simpang Ciseeng. Terkait anggaran pembebasan lahan kata Rameni lagi nominalnya mencapai Rp 1 miliar. “Baru satu kali menggelar sosialisasi, warga dari dua desa yakni Ciseeng dan Perigi Mekar sangat mendukung Simpang Ciseeng diperlebar,” tutupnya. (Iwan S Pamungkas)





