Terpilih Kembali Sebagai Ketua PD DMI Kabupaten Bogor, Irwan Kurniawan Targetkan Pengurus di Tingkat Desa

Kab Bogor2.9K views

Bogoronline.com – Irwan Kurniawan kembali terpilih sebagai Ketua Pengurus Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bogor periode 2020-2025 secara aklamasi. Dia menargetkan pengurus DMI menyebar ke seluruh Desa di 40 Kecamatan.

“Alhamdulillah, sebenarnya tahun lalu (2020) sudah keluar SK nya, namun baru dilantik hari ini dan Alhamdulillah juga, KH Mukri Aji (Ketua MUI Kabupaten Bogor) menyaksikan langsung hingga pelantikan,” kata Irwan Kurniawan usai pelantikan PD DMI Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman, Kamis (25/3).

Pasca dilantik, dia mengaku akan menargetkan pengurus DMI ke seluruh desa se-Kabupaten Bogor di 40 kecamatan yang mana saat ini baru ada pengurus DMI desa di 10 kecamatan saja.

“Kalau DMI kecamatan sudah seluruhnya, 40 kecamatan, kalau desa baru  di 10 kecamatan, iInsya Allah pada tahun 2021 ini kita mempunyai tekad kuat ingin seluruh desa se kabupaten Bogor ada pengurus DMI,” tuturnya.

Selain itu, dia menyebutkan selama menjabat sebagai Ketua PD DMI Kabupaten Bogor, dia mengaku telah berhasil meminimalisir indikasi khilafiyah yang mana masjid dikuasai oleh hanya satu kelompok saja.

“Alhamdulillah kita bisa menetralisir beberapa indikasi berkaitan dengan khilafiyah seperti di tempat lain yang kadang-kadang dikuasai oleh sesuatu kelompok saja, tidak memperdulikan jamaah lain,” jelasnya.

Irwan mengaku, pihaknya selalu memberikan pengertian kepada para pengurus masjid untuk menghilangkan sikap egoistis.

“Kita memberikan pengertian yang harus disadari bahwa masjid ini sebagai tempat pusat kegiatan beribadah tidak hanya beberapa kelompok atau golongan saja, tapi yang memang diakui dan tidak terindikasi kesesatan pun berhak ke masjid,” jelasnya.

Oleh karenanya, dengan tersebarnya pengurus DMI di Desa-desa, bisa menjadi jalan untuk memakmurkan masjid dan mengantisipasi jika ada indikasi penyimpanan.

“Dengan adanya DMI dari tingkat kecamatan hingga desa mudah-mudahan menjadi saling berinteraksi dan bisa mengantisipasi dengan cepat jika ada indikasi-indikasi yang menyimpang,” pungkasnya. (Egi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *