BOGOROLINE.com, Bogor Tengah – Peran aktif setiap kalangan memang dibutuhkan dalam membangun dan membantu masyarakat, terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini.
Tidak hanya pemerintah, sejumlah organisasi dan komunitas pun terjun langsung untuk berperan. Tak terkecuali Karang Taruna.
Seperti yang dilakukan Karang Taruna Kujang, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor yang menyampaikan sejumlah program kerja kepada salah satu anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya, pada Kamis (3/2/2022).
Sekretaris Karang Taruna Kujang, Mochammad Rizal Setiahendra Achmad menyampaikan bersama dengan pengurus lainnya, bahwa ia tengah menggeber program-program prioritas yang telah tertuang dalam program kerja.
“Rencana program kerja yang dilakukan antara lain meliputi pelatihan keterampilan, bimtek pengembangan UMKM, mengaktifkan kembali sistem kerja gotong royong di wilayah serta peduli lansia dan stunting,” papar Rizal.
Selain itu melonjaknya kembali kasus Covid-19 di Kota Bogor, pihaknya aktif memberikan support kepada warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di wilayah Tegallega.
“Kita bersinergi dengan seluruh elemen, baik eksekutif dan legislatif. Kita support obat dan vitamin bagi warga isoman. Selain peduli lansia dan stunting, Kartar di sini juga aktif membantu masyarakat kurang mampu,” tuturnya.
Sementara, Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengapresiasi peran aktif yang luar biasa dari para pengurus karang taruna. Menurutnya, hal ini menjadi teladan bagi siapapun dan dimanapun.
“Dengan kepedulian sosial dan lingkungan yang tinggi, mereka mau bekerja membangun masyarakat, membantu warga kurang mampu dan bersinergi dengan siapa saja,” jelas Atty.
Atty juga menyampaikan kepada para pemuda untuk tetap semangat berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan positif di lingkungan masyarakat.
“Diskusi kali ini cukup santai, hangat, komunikasi dua arahnya cukup baik. Semoga dapat dicontoh oleh karang taruna lain, masyarakat di wilayah lain. Tetap semangat untuk masyarakat,” pungkas politisi PDI Perjuangan itu. (Hrs)





