Tingkatan Kualitas Para Dokter, PAPDI Bogor Gelar Pertemuan Ilmiah

BOGORONLINE.com – Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Bogor menggelar pertemuan ilmiah tahunan (PIT) XII di IPB International Convention Center (IICC) Kota Bogor.

Kegiatan bertemakan “New Paradigm Of Internal Medicine Management: What The Future Has To Offer” ini akan berlangsung selama dua hari 19 dan 20 Agustus 2023. PIT XII secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno, Sabtu (19/8/2023).

Sri Nowo Retno menyampaikan apresiasi PAPDI Cabang Bogor atas diselenggarakannya kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan ini. Karena, sambungnya, ilmu kedokteran termasuk regulasi bidang kesehatan harus direspon menyesuaikan dengan keterbaruan maupun perkembangan zaman yang tentunya harus diikuti juga dengan peningkatan pengetahuan dokter spesialis, termasuk PAPDI.

“Kami Dinkes Kota Bogor akan selalu bersinergi dengan semua organisasi profesi termasuk PAPDI, apalagi sekarang menghadapi transformasi kesehatan yang tidak bisa dilakukan oleh Dinkes sendiri tetapi harus dilakukan oleh semua komponen, termasuk PAPDI,” kata Retno.

Ia menambahkan, kegiatan yang dilakukan PAPDI ini merupakan salah satu dari pilar kelima transformasi kesehatan, yakni peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Jadi bagaimana peningkatan kualitas profesionalisme SDM, termasuk hari ini dengan PIT acara tahunan PAPDI tentunya akan meningkatkan kualitas dari SDM para dokter khususnya dokter spesialis,” ungkap Retno.

Menurutnya, sekarang ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dituntaskan di depan mata setelah dilaluinya pandemi Covid-19. Penyakit menular seperti TBC, HIV serta penyakit tidak menular di antaranya hipertensi, diabetes, stroke, dan lainnya juga dientaskan.

“Dan empat pelayanan yang sekarang menjadi prioritas Kementerian Kesehatan RI adalah kanker, jantung dan stroke itu juga harus di kabupaten kota. Jadi kami sangat berharap para dokter spesialis ini bisa menuntaskan penyakit-penyakit itu sampai selesai,” terang Retno.

Ditempat yang sama, Ketua PAPDI Cabang Bogor, dr. Erwin, Sp.PD, FINASIM menuturkan, kegiatan ini menjadi salah satu bagian dalam meningkatkan kualitas SDM. Sehingga pendidikan kedokteran ini berkelanjutan menyesuaikan dengan keterbaruan.

“Karena setiap tahun ilmu kedokteran itu semakin maju dan berkembang, jadi kami harus benar-benar tahu sesuai kebutuhan masyarakat. Seperti tadi isu yang dibawa pemerintah, kami menterjemahkannya sebagai garda terdepan atau ujung tombak melaksanakan program pemerintah,” tuturnya.

Untuk itu, PAPDI Cabang Bogor bertekad akan meningkatkan SDM para dokter spesialis penyakit dalam dengan pendidikan kedokteran berkelanjutan melalui kegiatan seminar, simposium dan lainnya.

“Saya rasa ilmu berkelanjutan itu. Saya sekolah kedokteran 15 tahun lalu, beberapa ilmu mungkin belum didapatkan, tapi dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan tentunya kami harus mengadakan kegiatan-kegiatan seperti PIT ini,” ungkap Erwin.

Pihaknya pun menyatakan mendukung program Dinkes Kota Bogor. Seperti kerja sama para dokter spesialis penyakit dalam pada pengobatan TBC.

Kemudian, penyakit hipertensi, diabetes, kolesterol, jantung juga dianggap penting untuk ditangani bersama. Karena Indonesia kedepan harus sehat dan pencegahan menjadi sebuah hal penting dibandingkan pengobatan.

“Saat ini juga BPJS Kesehatan lebih fokus ke pencegahan, karena kalau pengobatan biaya relatif lebih mahal,” imbuhnya.

Erwin pun mengimbau sekaligus memberikan penyuluhan kepada masyarakat bahwa pengobatan merupakan tahap akhir, pencegahan menjadi hal utama. Karena itu masyarakat harus menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat dan berolahraga.

“Jadi kalau sudah tahap pengobatan itu memerlukan biaya dan biaya itu bukan dari masyarakat melalui sendiri tetapi dari pemerintah,” tandasnya.

Kegiatan pertemuan ilmiah tahunan XII dihadiri kurang lebih 550 dokter dengan rincian 95 anggota PAPDI Cabang Bogor dan dokter spesialis lain serta dokter umum. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *