Jonggol, bogorOnline.com -Tenaga pendidik di wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Jonggol menggalang dana kemanusiaan. Dana tersebut akan diperuntukan bagi korban bencana banjir bandang Garut Jawa Barat yang terjadi pada Rabu (21/9) lalu.
Penggalangan dana untuk diserahkan kepada korban bencana Garut oleh guru itu dimaksudkan demi mengurangi beban penderitaan korban yang tertimpa bencana.
Guna mewujudkan rencana penggalangan dana tersebut, dibentuk kepanitiaan dengan Ketua Suganda M. MPd dan Sekretaris Suparman S. Pd.
“Ini sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan kami sebagai sesama umat manusia. Kami guru di Jonggol sepakat mengumpulkan dana untuk saudara-saudara yang tertimpa musibah di Garut,” kata salahsatu Penanggungjawab penggalangan dana, Udep Sihabudin kepada bogorOnline.com, Minggu (25/9).
Ditegaskan Udep yang juga Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Jonggol ini, kalau waktu pengumpulannya sudah habis dan dananya sudah terkumpul, maka akan diserahkan langsung kepada penerima di Garut. Ia mengaku bahwa titik-titik yang tertimpa musibah datanya telah diterima.
“Kami sudah mengumpulkan data untuk penerima sumbangan. Ada beberapa titik yang kondisinya sangat memprihatinkan dan butuh bantuan secepatnya” tegas Udep.
Bahkan lanjut dia, salahsatu kampung, 25 orang warganya yang masih berstatus siswa sekolah menengah tidak memiliki lagi peralatan dan perlengkapan sekolah. Seperti, seragam dan alat tulis serta sepatu karena terbawa banjir.
“Sebagian sudah kami dapatkan datanya, termasuk siswa yang tidak memiliki lagi peralatan dan perlengkapan sekolah. Itu yang akan kami utamakan” pungkasnya. (Yusuf)





