BOGORONLINE.com, RUMPIN – Puluhan warga Desa Sukamulya Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, melakukan aksi tebar ikan lele dan tanam pohon pisang di ruas jalan berlubang besar yang tergenang air, yang sudah lama belum juga diperbaiki.
Meski diguyur hujan, aksi spontan warga tetap berlangsung di Jalan Raya Gunung Maloko, Kampung Peusar RT 01/01, Desa Sukamulya Kecamatan Rumpin. Kasi ini merupakan bentuk sindiran keras bagi pemerintah agar segera memperbaiki jalan yang sudah rusak parah tersebut.
Menurut keterangan salah satu warga Ridwan (33), aksi warga menuntut Dinas terkait dan Pemerintah Kabupaten Bogor, segera memperbaiki jalan yang berlubang besar tergenang air. Selain berbahaya terhadap keselamatan pengguna jalan, rusaknya jalan juga menyulitkan aktivitas warga.
“Ruas jalan ini ramai digunakan untuk menuju ke sekolah dan bekerja, jalan ini juga adalah akses perbatasan Kabupetan Bogor dengan Tangerang, ” kata Ridwan warga Desa Sukamulya, kepada bogoronline.com, Minggu 01/03/2020.
Ridwan mengatakan Pemerintah Pusat saat ini sedang meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan. Namun dirinya menyayangkan kondisi jalan yang sampai saat ini belum tersentuh pembangunan.
“Kondisi lubang-lubang besar yang tergenangi air, seperti kubangan sawah atau empang. Padahal jalan ini, ramai di lalui kendaraan, masa kami warga disini terkesampingkan, ” keluhnya.
Ridwan berharap, pemerintah Kabupaten Bogor segera membangun jalan tersebut.
“Kami warga akan membuat surat permohonan kapada pemerintah Kabupaten, Provinsi hingga Pemerintah Pusat, agar segera ada perbaikan jalan di sini, dengan kondisi seperti ini warga sudah sangat terganggu, “ungkapnya.
Di konfirmasi terkait hal tersebut Camat Rumpin Rusliyandi mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan dalam Musrenbang tingkat Kecamatan Rumpin. Ia juga menyampaikan, jalan itu sudah masuk skala prioritas.
“Sudah kita usulkan via musrenbang untuk perbaikan jalannya. Dan Sudah kami prioritaskan, “singkatnya. (Mul)





