by

Kolaborasi adalah Kunci Menghadapi Pandemi dan Pemulihan Ekonomi

BOGORONLINE.com, Bogor Utara – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyampaikan bahwa kolaborasi adalah kunci dalam menghadapi pandemi. Wali Kota Bima menambahkan bahwa konsep kolabroasi itu bisa dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) dengan Masyarakat untuk menekan angka dan memutus rantai persebaran Covid-19. Selain itu, kolaborasi juga perlu dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor dengan Pelaku Ekonomi Kreatif untuk memulihkan ekonomi di Kota Bogor.

“Kuncinya Kolaborasi,” satu pesan penting yang disampaikan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya saat memberikan motivasi kepada Pelaku Ekonomi Kreatif (ekraf) Kota Bogor pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Cleanliness, Health, Safety, dan Enviromental Sustainability (CHSE) yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor di Hotel Arch pada hari Selasa, 1-3 Desember 2020.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto juga menyampaikan bahwa saat ini kondisi covid-19 hampir mencapai puncak karena kasus terkonfirmasi Covid terus ada dan meningkat. Untuk itu perlu ada kolaborasi untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan ini.

“Di masa pandemi ini kunci utamanya adalah kolaborasi, Pemerintah, bersama komunitas dan industri kreatif semua harus berkolaborasi. Kita bidik peluang-peluang yang ada, syaratnya pertama kita harus punya konsepnya, kedua harus dilakukan dengan menaati protokol kesehatan. Kita sandingkan antara kesehatan dan ekonomi. Kita kolaborasi antara pemerintah antara pelaku dan pelaku ekonomi kreatif,” tambah Bima.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor Atep Budiman menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek CHSE ini merupakan bentuk kepercayaan dari Pemerintah Kota  kepada pelaku ekonomi kreatif untuk terus bergerak dengan menaati protokol kesehatan.

“Kita berharap Kota Bogor tidak jadi zona merah lagi. Karena nanti pelaku kreatif tidak bisa bergerak lagi. Melalui kegiatan ini kami berharap teman-teman Ekraf bisa membatasi persebaran covid di Kota Bogor,” kata Atep.

Ketum Rembug Kreatif (Reka) Bogor Georgian Marcello menjelaskan selain pengembangan kapasitas melalui Bimtek, forum lintas pelaku ekonomi kreatif juga merupakan kunci kesuksesan pengembangan ekonomi kreatif di Kota Bogor. 

“Yang berarti, itu adalah kita. Reka. Dan Rekanan adalah jalannya. Karena sekarang adalah era kolaborasi, bukan lagi kompetisi. Harapan besarnya adalah ketika gedung Bogor Creative Hub sudah bisa digunakan, kita akan mengisi gedung tersebut dengan program yang bisa mengembangkan ekonomi kreatif di Bogor. Mulai dari connect, collaborate dan commerce. Sehingga bisa memulihkan, bahkan meningkatkan PAD Kota Bogor,” kata Georgian. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed