by

Perjuangkan Nasib, Guru Madrasah Jabar Gelar Muswil

BOGORONLINE.com – Harapan perubahan nasib guru madrasah melalui wadah resmi Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia segera dibahas dalam Musyawarah Wilayah ke IV PGM Indonesia Provinsi Jawa Barat di Kota Bogor pada 3-4 April 2021 mendatang.

Kendati Kementrian Agama telah menyatakan penetapan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) untuk guru agama sebanyak 27.303 orang, namun Kemenag akan terus memperjuangkan nasib agar sekitar 120.000 honorer yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia bisa terakomodir dalam formasi PPPK.

“Kemenag akan terus memperjuangkan agar bisa mendapat kuota untuk formasi guru dalam seleksi selanjutnya,” ungkap Direktur Pendidikan Agam Islam Kemenag, Rohmat Mulyana belum lama ini.

Sementara, Ketua Organizing Commite (OC) Muswil IV DPW PGM Indonesia Jawa Barat, Irfan Widia Rahmat, S.Fil, I menyampaikan, isu startegis PPPK kemungkinan akan menjadi pembahasan menarik dalam sidang pleno dan langkah kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PGM Indonesia Jawa Barat yang akan mengemban amanat pada 2021 hingga 2026 mendatang.

“Mungkin saja hal itu menjadi pembahasan khusus dalam Muswil ke IV. Selain perbaikan kinerja dan program inovatif PGM se Jawa Barat yang tentunya menjadi harapan banyak pihak,” ungkap Irfan, Selasa (30/3/2021).

Saat ditanya mengenai isu Ketua Umum yang siap mengemban tugas pada periode berikutnya, Irfan menyebut belum ada perwakilan dari DPD di Jawa Barat yang secara resmi menyatakan diri.

“Tidak ada proses administrasi pencalonan, verifikasi atau kampanye. Semua akan terjadi langsung dalam Muswil,” terangnya.

Irfan menjelaskan sebagai penyelenggara ia hanya berusaha memfasilitasi agar Muswil bagi perwakilan guru madrasah se Jawa Barat ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

“Kami hanya menyiapkan fasilitas Muswil agar berjalan sesuai mekanisme dan tata tertib,” tegasnya.

Irfan menambahkan, Muswil bagi 26 DPD yang merupakan perwakilan guru madrasah di Jawa Barat ini akan dilangsungkan secara hybrid.

“Ya, gabungan antara online dan offline. Teknisnya sedang kami siapkan,” tambahnya.

Sebagai tuan rumah, Ketua DPD PGM Indonesia Kota Bogor, H. Hasbulloh, SE, M.Ek menyatakan siap menyambut gelaran program 5 tahun sekali ini. Ia juga menjelaskan, terkait kemunculan namanya sebagai salah satu calon Ketua Umum yang diusung merupakan gambaran dari kehendak DPD yang ada di Jawa Barat.

“Soal dukungan tentu ada di tangan DPD yang ada di Jawa Barat. Tetapi siapapun calonnya, harapan besarnya adalah perubahan nasib guru madrasah, peningkatan kualitas pengajaran yang sesuai dengan perubahan zaman, advokasi bagi guru dan memaksimalkan peran PGM sebagai wadah resmi para guru madrasah,” kata Hasbulloh.

Hasbulloh melanjutkan, program real dan strategis bagi guru madrasah perlu mendapat dukungan yang total. Melalui tagline paket program strategis “Guru Setara, Madrasah Juara” yang diusungnya, Hasbulloh berharap upaya perubahan dapat dijalankan bersama seluruh jajaran DPD PGM se Jawa Barat.

Senada Hasbulloh, Ketua PGM Kota Tasikmalaya, Rizal Asy’Arie juga berharap PGM dapat melahirkan kader-kader terbaik dan memiliki spirit kemadrasahan.

“Semoga Muswil yang akan digelar nanti bukan hanya memilih Ketua DPW saja. Akan tetapi harus dimaknai sebagai ajang refleksi para kader PGM dalam mengevaluasi dan menyusun program strategis khususnya di Jawa Barat,” kata dia.

Terpisah, Ketua DPW PGM Indonesia Provinsi Jawa Barat, H. Heri Purnama, S.Ag, M.Pd, berharap agar semua DPD PGM di Jawa Barat dapat hadir dan mengikuti Muswil yang dinilainya sangat penting.

Heri menjelaskan, evaluasi program sebagai hasil kinerja Pengurus DPW PGM Jawa Barat dan pemilihan Ketua Umum DPW yang baru akan menjadi agenda utama dalam pembahasan Muswil.

“Dengan gerbong PGM, harapan saya DPW PGM Jawa Barat akan terus berkibar untuk menuntaskan persoalan kesejahteraan dan hak kaum guru madrasah,” kata Heri menutup. (*)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *