by

Wisata Milik Pemerintah Tak Diberikan Sanksi Meski Ramai Pengunjung

 

Bogoronline.com – Ramainya pengunjung wisatawan di Kabupaten Bogor pasca lebaran membuat masyarakat bertanya-tanya tentang kebijakan pemerintah terhadap wisatawan dan tempat wisata di Bumi Tegar Beriman.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengaku, tempat wisata yang milik perseorangan yang melanggar protokol kesehatan selama penyekatan dan pemberlakuan PSBB akan diberikan sanksi.

“Kalau bisa diatur dan dibubarkan tidak kita sanksi, tapi kalau milik perorangan dan sudah ketahuan milik siapa jadi kami bubarkan dan kami sanksi,” kata Ade Yasin kepada wartawan, Senin (17/5).

 

Sementara itu, tempat wisata milik pemerintah seperti Gunung Salak Endah (GSE) tidak akan diberikan sanksi meski ramai.

“Tapi kalau wisata yang sifatnya alam kami hanya bubarkan saja,” kata jelasnya.

Hal tersebut, lanjut Ade, sebagai upaya menekan penyebaran covid-19 yang ada di Kabupaten Bogor selama masa mudik dan libur lebaran meski belum ada informasi terkait lonjakan kasus covid-19 di Kabupaten yang signifikan.

“Kalau dari lonjakan rata-rata belum, karena dari 90 kasus saat ini rata-rata 60 kasus, di rumah sakit ketersediaan ruangan juga masih banyak, hanya 20 persen terisi,” pungkasnya. (Egi)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *