BOGORONLINE, com, JONGGOL – Memasuki masa pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) bagi pelajar yang telah bertahun-tahun belajar dalam jaringan (Daring), beberapa wilayah mulai melakukan persiapan. Saat ini, pemerintah menyatakan wilayah berada pada posisi level 3, dapat melaksanakannya.
Beberapa kecamatan di wilayah Tegar Beriman, telah mempersiapkan diri dengan pemberian vaksin kepada pelajar. Pemerintah Kecamatan Jonggol diantaranya, menyambut PTMT dengan melakukan persiapan. Ribuan pelajar dipersiapkan dengan memberi vaksin jenis Pfizer.
Pemberian vaksin kepada pelajar pada jenjang sekolah menengah, merupakan persyaratan mengikuti proses belajar mengajar. Karena, pelajar harus mengantongi sertifikat vaksin sebelum mengikuti PTMT. Pelaksanaan Vaksinasi di Jonggol yang terpusat di Gedung Olahraga Masyarakat (GOM) Kampung Jeprah, Desa Singajaya Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor, diikuti ribuan calon penerima vaksin.
Camat Jonggol Andri Rahman, S.STP., M,Si meninjau langsung pelaksanaan pemberian vaksin kepada oelajar. Ia mengatakan, dari data yang tercantum dalam laporan ada 2050 dosis, namun hanya 1842 dosis yang terpakai. Ada 208 dosis tidak terpakai karena calon penerima vaksin memiliki komorbid atau penyakit bawaan dan beberapa hal sehingga tidak dapat divaksin.
“Semua pelajar yang hadir tidak dapat diberi vaksin hanya 1842. Ada beberapa anak yang tidak divaksin karena memiliki kormorbid dan hal lain,” kata Andri Rahman usai memantau pelaksanaan vaksin, Rabu (8/9) di Jonggol.
Dengan pemberian vaksin lanjut Andri, pihaknya akan terus memantau perkembangannya. Karena pemberian vaksin merupakan kewajiban guna menguatkan imun melawan corona virus disease 2019 (Covid-19) saat mengikuti proses belajar mengajar.
Selain itu, penerapan protokol kesehatan (Prokes) akan menjadi prioritas dalam melaksanakan proses PTMT. Bersama tim satgas Covid-19 kecamatan, akan terus memantau perkembangannya.
“Pemerintah kecamatan bersama tim satgas covid-19, akan terus memantau pelaksanaan ptmt terutama prokesnya. Saya berharap semua berjalan baik dan semua patuh kepada aturan dan ketentuan yang ada,” tegas Andri.
Sementara orang tua yang anaknya mengikuti PTMT bersedia mendampingi dan memantau pelaksanaannya. “Selaku orang tua, saya akan memperhatikan arahan dan himbauan pemerintah terkait penerapan prokes. Saya berharap, semoga pelaksanaan ptmt berjalan sesuai harapan,” tandas salah satu orang tua, Amel. (DW/soeft)





