Bogoronline.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil masuk ke tiga besar Calon Presiden (Capres) tahun 2024 berdasarkan hasil survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research.
Popularitas Ridwan Kamil tidak lain merupakan hasil dari kerja keras nya yang menghasilkan prestasi dan kinerja positif, baik sebagai seorang arsitek profesional, maupun pemimpin daerah Jawa Barat.
Selain itu, kang Emil, panggilan akrabnya juga sudah terkenal sedari dia menjabat sebagai walikota Bandung. Pada 2013 lalu, warga kota Bandung, memercayakan suara mereka terhadap Kang Emil dengan hasil kemenangan telak yakni 45,24 persen, melampaui raihan suara tujuh pasang kandidat lainnya.
Selain berkiprah di tanah Pasundan, Ridwan Kamil nampaknya memberikan jejak-jejak manfaat dengan keahliannya sebagai arsitek di tanah air maupun di luar negeri.
Dengan pengalaman dan kiprahnya di tanah air, masyarakat kali ini memberikan pandangannya kepada Ridwan Kamil untuk menjadi salah satu tokoh potensial pemimpin Indonesia masa depan.
Rilisan survei dari Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research, mendudukkan Ridwan Kamil dalam posisi tiga besar tokoh nasional, yang berpeluang kuat dalam bursa capres 2024.
Kang Emil meraup skor elektabilitas (keterpilihan) 13,8 persen. Meninggalkan tokoh lainnya, semisal Anies Baswedan yang mendulang 7,5 persen, Sandiaga Uno 6,9 persen, dan AHY 6,4 persen. Sementara Khofifah Indar Parawansa dan Puan Maharani, mengumpulkan 1,7 persen dan 1,5 persen.
Peneliti indEX Research, Hendri Kurniawan membeberkan, survei melibatkan 1.200 responden, rentang 21-30 September 2021. Mereka diwawancarai via telepon secara acak di berbagai daerah di Indonesia. Margin of error ±2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
“Kang Emil bersaing ketat dengan Prabowo dan Ganjar Pranowo,” kata Hendri dalam siaran tertulis, Kamis (7/10).
Hal ini membuat bangga warga Jawa Barat, Pemimpin daerahnya mendapat respons sangat baik dari responden nusantara. Hasil tersebut juga mampu menyandingkan nama dengan tokoh sekaliber Prabowo Subianto; kontestan Pilpres 2014 dan 2019, sekaligus Ketum Partai Gerindra.
“Tentu saja warga Jawa Barat bangga, Kang Emil masuk tiga besar capres potensial 2024. Masyarakat merindukan ada tokoh Jawa Barat yang bisa menjadi figur nasional,” ujar pengamat politik dari Universitas Padjajaran (Unpad), Firman Manan SIP MA.
Apalagi, lanjut Firman, saat ini rakyat Indonesia membutuhkan figur alternatif dari kalangan muda, yang menunjukkan kinerja nyata, sehingga mampu memimpin lebih baik ke depan. “Saya pikir, Kang Emil merepresentasikan itu,” tegasnya.
Nama Ridwan Kamil dalam survei tersebut juga mampu membayangi Ganjar Pranowo, yang notabene elit PDI Perjuangan. Namun kans Ganjar maju sebagai capres, belum menyala terang. “Sebab Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang merupakan trah Soekarno, juga sedang ancang-ancang menuju kompetisi Pilpres 2024,” tutur Hendri.
Tokoh lain yang masuk daftar, hasil survei indEX, ada Mensos RI Tri Rismaharini, Menteri BUMN Erick Thohir, Plt Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha, Ketum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD.
“Sejauh ini belum ada nama lain dari internal Golkar yang menjadi pesaing kuat Airlangga,” sambungnya.
Hendri mengungkapkan dalam survei tersebut elektabilitas Ganjar dan Ridwan Kamil cenderung naik. “Sebaliknya Prabowo mulai turun,” ucapnya. Walau demikian, lanjut Hendri, kans Prabowo maju sebagai capres masih jauh lebih besar, karena dia menjabat sebagai ketua umum partai politik.
Melengkapi hasil positif rilisan yang ada terkait capres 2024, survei indEX Research menunjukkan harapan masyarakat Indonesia atas kiprah Ridwan Kamil di panggung nasional.
Tentu saja, masyarakat kini semakin cerdas. Mereka melihat bukti konkret kerja keras seseorang; apakah politisi, terlebih lagi kepala daerah.
Hasil survei indEX Research merupakan pertanda baik. Rakyat Indonesia menginginkan sosok pemimpin masa depan dari kalangan muda, profesional, berpengalaman dan pekerja keras. Sebagaimana ditorehkan Gubernur Jawa Barat selama ini: Ridwan Kamil. (*)





