Oncom Bogor Kayuh Sepeda Onthel hingga Ziarah di TMP Dreded

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Para pesepeda onthel yang tergabung dalam Ontel Community (Oncom) Bogor melakukan ziarah ke makam pahlawan di Taman Makan Pahlawan (TMP) Dreded, Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu (14/11/2021).

Sebelumnya, puluhan onthelis yang mengenakan pakaian pejuang lengkap dengan atributnya serta adat Sunda ini mengayuh sepedanya dari Tanam Peranginan, Bogor Tengah.

Dengan penuh semangat, mereka konvoi menunggangi sepeda tua menyusuri jalan-jalan di Kota Bogor untuk sampai ke TMP Dreded. Mulai Jalan Sudirman, Jalak Jarupat menuju Tugu Kujang. Selanjutnya Jalan Otista, Suryakencana, masuk Warung Bandrek dan Batutulis.

“Kegiatan hari ini adalah ziarah rombongan Oncom Bogor dalam rangka Hari Pahlawan ke 76 tahun 2021,” kata Ketua Oncom Bogor, Rachman di pelataran TMP Dreded.

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan yang dinamai Bogor Ngonthel ini, sudah menjadi agenda rutin komunitas Oncom Bogor setiap tahun pada Hari Pahlawan dan juga 17 Agustus. Kali ini kegiatan diikuti puluhan onthelis dari Kota dan Kabupaten Bogor.

“Kami juga mengundang onthelis dari Parung, Gunung Sindur dan Komunitas Konci dari Cibinong,” kata Rachman.

Ia mengatakan tujuan dilaksanakan ziarah ini untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan yang mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Karena satu hal, kami adalah warga bangsa yang baik, karena warga bangsa yang baik adalah yang mengenang jasa para pahlawan karena pengorbanan jiwa, raga dan juga harga bendanya,” tuturnya.

Baginya pada momen ini bisa berziarah kembali ke makam pahlawan merupakan sebuah kebanggaan, setelah tahun lalu belum bisa dilakukan lantaran tingginya kasus Covid-19. Dan saat ini, Kota Bogor berstatus PPKM Level 1.

“Kebetulan tahun 2020 kemarin, kami tidak laksanakan karena pandemi, jadi satu kebanggaan bagi kami bisa berziarah kembali tahun ini,” ungkapnya.

Komunitas Oncom Bogor sendiri terbentuk pada 19 April 2008, yang dibuat sebagai wadah silaturahmi para pencinta sepeda tua, sarana aktivitas olahraga, dan juga wadah nostalgia.

“Anggota yang bergabung saat ini berjumlah 75 orang dengan koleksi usia sepeda dari tahun 1921 hingga 1964,” tandasnya. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *