by

Pelaku Ekraf Bogor Ditantang Ikut Hetero for Startup 2 dan Raih Rp 100 Juta

BOGORONLINE.com, Cibinong – Perhatian dan dukungan berbagai kalangan kepada pelaku usaha sektor ekonomi kreatif (ekraf) di Bogor terus berdatangan. Kali ini, dukungan tersebut datang dari Jawa Tengah. Bukan hanya didukung, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Hetero Space menantang pelaku ekraf Bogor untuk mengikuti Hetero for Startup Session (HFS) 2 dan meraih kemenangan hingga Rp 100 juta rupiah.

Hal tersebut disampaikan oleh Dyandra dari Hetero for Startup. Dalam paparannya saat melaksanakan webinar roadshow yang bekerja sama dengan PERSPEKTIF, Dyandra menyampaikan bahwa Hetero for Startup merupakan program kompetisi startup yang diinisiasi oleh Gunernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang sudah ada sejak tahun 2020.

“Hetero for Startup dilahirkan untuk memfasilitasi dan mendukung potensi anak muda untuk mengembangkan bisnis dan menjadi solusi dari masalah yang ada. Pada sesi kedua ini HFS membuka potensi yang lebih luas yaitu tidak hanya dari Jawa Tengah melainkan membuka kesempatan untuk teman-teman se-Indonesia untuk berkembang bersama dengan Tema Local to Globak Brand agar bisa naik kelas dari nasional hingga internasional,” katanya, Ahad (14/11/2021).

Dyandra menambahkan, HFS sendiri menyediakan mentor yang sudah ahli di bidangnya. “Bagi siapa pun yang ingin ikut, program HFS 2 ini gratis dan akan mendapatkan akses networking industri, investor dan pemerintah. Selain itu, bagi peserta yang lolos akan mendapatkan pembekalan materi dari mentor yang expert selama 6 minggu dan para finalis akan mendapatkan inkubasi bisnis selama 12 bulan. Total hadiah Rp 100 juta. HFS sendiri didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Sampoerna untuk Indonesia. Pendaftaran bisa diakses di Hfs.hetero.space/daftar,” tambahnya.

Dalam webinar yang bertajuk Optimalisasi Bisnis melalui Teknologi dan Investasi kali ini, HFS dan PERSPEKTIF mengundang dua narasumber yang sudah sangat berpengalaman, yakni Didi Diarsa Advisor Fundex.id dan Erlina Salim CEO Happy Play Indonesia.

Bagi Didi, lomba yang diselenggarakan oleh Hetero Space Jawa Tengah merupakan solusi di tengah masalah. “Ini menarik sekali. batch yang pertama sudah sukses dan sekarang yang kedua juga terus didukung oleh Mas Ganjar. Program Hetero ini menunjukkan bahwa UMKM punya semangat yang baik dan harus punya mentor yang tepat, dan itu bisa terjadi di Creative Hub. Di Kode Margonda biasanya dilakukan dari idea hingga mendapatkan akses pendanaan yang lebih cepat,” ungkap Didi.

Didi mengisahkan, beberapa tahun lalu startup unicorn perlu belasan tahun untuk meraih investasi, namun sekarang hanya dua tahun bisa jadi unicorn, bahkan valuasinya hingga Rp 14 Triliun, dan teknologi sangat memungkin untuk itu.

“Perlu ketemu dengan orang yang tepat, waktu yang tepat dan memanfaatkan teknologi. pass banget. Semua ada di Creative Hub seperti di Kode Creative Hub atau Hetero Space Jateng,” tambahnya.

Sementara, CEO Happy Play Erlina Salim menyampaikan bahwa zaman sekarang digital marketing penting di semua lini bisnis, dan kategorinya luas sekali, seperti google, tokped.

“Setiap platform punya karakter sendiri, dan harus pinter dalam mengatur strateginya. Kita harus evaluasi diri kita bahwa target market kita itu di mana? ga harus digital, bisa juga melalui komunitas atau offline. setiap produk itu marketnya beda, cara mainnya beda. bukan hanya sekadar posting saja. harus bangkitkan aware, atrak, enggage dan hingga action sampai gaya hidup,” jelas Erlina.

Dalam Webinar yang dipandu oleh Founder PERSPEKTIF Fariz Randy ini, Didi Diarsa dan Erlina Salim sepakat bahwa dengan mengikuti lomba dapat membantu usaha untuk lebih meningkat. Kemudian, Fariz juga mengungkapkan bahwa setelah kegiatan Webinar Roadshow Hetero for Startup Session 2 ini, PERSPEKTIF akan menggelar Temu Komunitas pada hari Jumat, 19 November 2021 bekerja sama dengan Komite Ekonomi Pemulihan Jawa Barat (Silih Tulungan). (Rb)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *