Cibunian Berduka, Rumah hingga Ikan Habis Seketika, Salah Siapa?

 

Pamijahan – Kabar duka kembali terjadi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor pada Rabu malam (23/6). Sebelumnya, banjir juga terjadi dua tahun yang lalu, tepatnya September 2020.

Kabar duka itu memang tak sekali dua kali dikhawatirkan warga Cibunian. Saat hujan deras, warga Cibunian acapkali merasa khawatir akan meluapnya aliran sungai yang ada pada Desa tersebut.

Kabid kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Bogor, Aris Nurjatmiko memaparkan, kejadian banjir dan tanah longsor pada Rabu malam tadi, sementara diakibatkan oleh hujan dengan intensitas tinggi serta meluapnya aliran sungai dan anak kali sungai di desa cibunian, yang mengakibatkan terjadinya banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah di desa cibunian.

Pun demikian dengan kejadian banjir bandang pada September 2020 lalu. Alasan utama banjir tersebut diinformasikan akibat intensitas hujan yang tinggi yang mengakibatkan meluapnya aliran air pada lokasi banjir bandang itu. Dua kali kejadian yang sama dengan alasan yang sama juga di lokasi yang sama. Namun, belum ada langkah antisipatif menelusuri lebih dalam alasan akibat banjir bandang yang merugikan masyarakat itu.

Aris memaparkan, ada setidaknya enam kampung yang terdampak banjir dan tanah longsor pada kemarin malam, yakni di Kampung Gombong, Kampung Muara, Cimanggu, Bandara Jaya, Pajakan, dan Kampung Rawa dengan sejumlah kerusakan rumah yang parah.

“Perkirakan Kerusakan Hasil Kaji Capat, kp. Pondok Gombong 6 unit rumah rusak berat, kp. Cimanggu 1unit rumah rusak berat, kp. Bandara Jaya 1 unit rumah rusak berat, kp. Bajakan 1 unit rumah  rusak berat, Kp Rawa, 2 unit rumah rusak berat,” kata , Kamis (23/6).

Tak hanya rumah, fasilitas umum pun ikut hancur akibat banjir dan tanah longsor, seperti di kampung Muara akses jalan tertutup longsoran, sat unit jembatan terputus di Kampung cimanggu dan Kampung Bandar Jaya, serta kolam pertenakan milik warga terdampak arus banjir.

Sementara, korban banjir dan tanah longsor tersebut merenggut seorang ibu bernama Aam (40) dan Umar (42) yang masih dalam pencarian.

“Korban menderita, Ibu Kurniasih (29 Tahun) luka sobek ringan pada bagian kaki dan 1 Orang bayi (-+1 Tahun) Luka gores pada bagian tangan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *