BOGORONLINE.com – Serangkaian peristiwa bencana alam yang terjadi di Kota Bogor mendapat atensi dari Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto. Atang Trisnanto mengatakan, Pemerintah Kota Bogor melalui instansi terkait harus segera mendeteksi titik lokasi yang berpotensi bencana di wilayah Kota Bogor.
“Yang perlu sekarang dilakukan adalah Dinas PUPR dan Disperumkin serta Dinas Perhubungan mendeteksi lokasi-lokasi, seperti Jalan Dadali ini, yang mana sangat rawan terjadi banjir dan bisa menyedot barang sekitarnya masuk ke dalam drainase itu,” ujarnya, Kamis (13/10/2022).
Atang mengatakan hal tersebut seusai meninjau lokasi kejadian korban terbawa arus banjir hingga terperosok ke saluran air di Jalan Dadali, beberapa waktu lalu.
Selain soal dreanase, ia juga meminta dilakukan pemetaan wilayah-wilayah yang potensi tanah longsor dan juga banjir. Langkah antisipasi ini untuk mengurangi dampak bencana tersebut.
“Saya kira perlu dilakukan mitigasi, apakah warganya direlokasi dulu atau langkah lainnya. Termasuk pohon yang rawan tumbang untuk segera ditangani,” katanya.
Atang mengatakan, bahwa lembaganya telah menyampaikan juga ke dinas terkait agar semua titik bencana yang terjadi dari kemarin hingga hari ini segera ditindaklanjuti untuk penghitungan perbaikan yang anggaran dari belanja tidak terduga (BTT). Anggaran BTT tahun ini dialokasikan sebesar Rp25 miliar.
“Di bulan September sekitar 20 hari lalu kami DPRD memutuskan menaikan anggaran BTT dari sebelumnya 12 menjadi 25 miliar, karena kita asumsinya adalah paling berat, meskipun kita berharap itu tidak terserap, tapi seandainya terus ada terjadi begini bisa dilakukan,” kata Atang.
“Jadi yang terakhir itu bagaimana pemkot mulai dari BPBD bisa langsung menyurati Disperumkin dan Dinas PUPR menghitung berapa biayanya. Langsung ajukan ke BKAD, cair langsung bisa diselesaikan,” imbuhnya.
Sejauh ini, Atang melihat penanganan tanggap bencana yang dilakukan Pemkot Bogor berjalan dengan cukup baik. “Saya melihat respon Pemkot Bogor untuk melakukan penanganan tanggap bencana relatif sudah berjalan cukup baik. Kebetulan saya tadi dari Gang Barjo Kebon Kalapa, tempat pengungsian juga relatif mencukupi, ya memang ada beberapa hal yang perlu dilengkapi,” ucapnya. (Hrs)





